KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pedagang Pasar Buah Banyakan, Kabupaten Kediri, direncanakan segera menempati lokasi baru di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol. Pemindahan tersebut diperkirakan terealisasi pada 2027 mendatang.
Lokasi baru pasar buah berada di bekas lapangan futsal Desa Bakalan. Pemindahan dilakukan karena lokasi Pasar Buah Banyakan saat ini terdampak pembangunan jalan tol ruas Kediri-Kertosono.
Pemerintah Kabupaten Kediri telah melakukan proses tukar-menukar aset dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI. Nilai aset dalam proses tersebut mencapai lebih dari Rp16,4 miliar.
Sebagai pengganti, Pemkab Kediri memperoleh lahan yang akan digunakan sebagai lokasi baru Pasar Buah Banyakan. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 3.908 meter persegi.
Selain lahan yang sudah tersedia, Pemkab Kediri juga merencanakan pembebasan lahan tambahan seluas sekitar 1.830 meter persegi. Proses tersebut rencananya dilakukan melalui perubahan APBD tahun ini dan selanjutnya ditindaklanjuti oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri.
Baca juga : PG Meritjan Kediri Jadi Titik Konsolidasi SGN, Dorong Produktivitas dan Revolusi 888
Rencana pemindahan pasar tersebut sebelumnya juga telah disosialisasikan kepada para pedagang. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Kediri telah menyampaikan informasi terkait pembebasan lahan serta rencana penempatan pedagang di lokasi baru.
Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BKAD Kabupaten Kediri, Imron Fanani, mengatakan pemindahan pedagang Pasar Buah Banyakan diperkirakan dapat dilakukan pada 2027.
“Meski lahan sudah milik Kementerian PU RI, Pemkab Kediri sudah mendapatkan izin untuk mengizinkan pedagang buah Pasar Banyakan berpindah ke lokasi baru, yakni di bekas lapangan futsal Desa Bakalan, Grogol,” katanya.
Dengan adanya lokasi baru tersebut, pemerintah berharap aktivitas perdagangan buah tetap berjalan sekaligus memberikan kepastian tempat bagi para pedagang yang terdampak pembangunan jalan tol Kediri-Kertosono.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





