PKB Ponorogo Perkuat Struktur PAC, Bidik Kursi Bupati pada Pilkada 2029

PKB Ponorogo Perkuat Struktur PAC, Bidik Kursi Bupati pada Pilkada 2029
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Anik Maslachah saat membuka Musancab (SOny)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ponorogo mulai memanaskan mesin politik untuk menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.

Sebanyak 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di Pondok Pesantren Al-Barokah, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Sabtu (15/8/2026).

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Anik Maslachah mengatakan, penataan kepengurusan menjadi bagian penting dalam memperkuat konsolidasi partai sekaligus menghadapi persaingan politik pada 2029.

Menurutnya, PKB tidak hanya menargetkan peningkatan suara dan perolehan kursi legislatif, tetapi juga membidik posisi Bupati Ponorogo.

“Target kami PKB naik kelas. Tidak hanya kursi legislatif, tetapi juga bupati,” kata Anik.

Baca juga :Β Jembatan Merah Putih Presisi di Sawoo Rampung, Akses Empat Dukuh di Ponorogo Kembali Normal

Untuk merealisasikan target tersebut, Anik mendorong seluruh kader agar semakin aktif berada di tengah masyarakat. Pengurus partai maupun anggota legislatif diminta tidak sekadar menyerap aspirasi, tetapi juga mengawal persoalan warga hingga menghasilkan solusi yang nyata.

“Dari diskusi menjadi solusi nyata. Jadi, bekerja yang berdampak,” tegas anggota DPRD Jawa Timur tersebut.

Anik menilai PKB Ponorogo memiliki modal politik yang cukup kuat. Karena itu, konsolidasi organisasi secara berkelanjutan diperlukan untuk memperbesar peluang kemenangan pada kontestasi politik 2029.

“Goal-nya menang signifikan di 2029. Tidak hanya menang kursi legislatif, tetapi kami punya obsesi besar untuk merebut kembali kursi bupati dari kader internal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Ponorogo Agus Dwi Prayitno menjelaskan, pelaksanaan Musancab secara serentak dipilih untuk membuat proses konsolidasi organisasi lebih praktis dan efisien.

Baca juga :Β DPRD Kabupaten Kediri Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Sebelumnya, DPW PKB Jawa Timur memberikan beberapa opsi pelaksanaan Musancab, mulai dari masing-masing kecamatan, berdasarkan daerah pemilihan (dapil), hingga digelar serentak.

“Kami ingin praktis dan efektif waktu. Karena itu, kami mengambil format serentak untuk 21 kecamatan dalam satu hari,” jelas Agus yang akrab disapa Kang Wi.

Dari hasil penataan kepengurusan, terdapat sekitar 30 persen atau tujuh ketua PAC yang merupakan wajah baru. Sementara sekitar 70 persen lainnya masih dipercayakan kepada ketua sebelumnya.

Kang Wi menyebut penetapan ketua PAC tersebut dilakukan setelah melalui proses pemetaan oleh DPW PKB Jawa Timur dan kemudian ditetapkan melalui surat keputusan.

“Rata-rata ketua lama. Persentasenya sekitar 30 persen yang baru. Jadi, sekitar tujuh ketua ada yang baru,” terangnya.

Selain melakukan penyegaran kepengurusan, PKB Ponorogo juga mulai memberikan ruang bagi kader dari kalangan milenial dan Gen Z untuk masuk dalam struktur PAC.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat proses regenerasi sekaligus memperluas basis dukungan partai sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *