Blitar, LINGKARWILIS.COM β Pemerintah Kota Blitar terus berupaya merealisasikan pembangunan Museum Pembela Tanah Air (PETA) di kawasan Kompleks Monumen PETA. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan pembangunan museum yang direncanakan menempati bekas bangunan SMPN 3 dan SMPN 5 Blitar tersebut belum dapat dilakukan sepenuhnya karena keterbatasan anggaran.
“Saat ini masih menunggu dana atau anggaran dari pusat. Untuk bekas SMPN 3 dan SMPN 5 itu, pengembangannya memang diperuntukkan sebagai museum,” kata Rike, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, pengembangan Museum PETA membutuhkan anggaran yang cukup besar. Terlebih, kawasan yang akan dikembangkan mencakup dua bangunan bekas sekolah.
Baca juga :Β Perkuat Pencegahan TPPO hingga Desa, Imigrasi Blitar Tambah Tiga Desa Binaan
Karena itu, Pemerintah Kota Blitar masih membutuhkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan sesuai rencana yang telah disusun.
Sementara menunggu adanya bantuan anggaran, Pemkot Blitar melakukan pemeliharaan kawasan serta melengkapi sejumlah fasilitas pendukung di sekitar kompleks Monumen PETA yang berada di depan bekas bangunan sekolah tersebut.
“Untuk bangunan, sejauh ini memang belum ada suntikan atau dukungan anggaran dari pusat. Kami terus berupaya mencari bantuan karena sesuai masterplan, kawasan tersebut akan digunakan dan dimanfaatkan sebagai museum,” jelasnya.
Di sisi lain, Disbudpar Kota Blitar juga terus menghidupkan kawasan Monumen PETA melalui berbagai kegiatan ekonomi kreatif.
Salah satunya dengan menggandeng pelaku usaha ekonomi kreatif di bidang kuliner untuk mengisi area Pojok Kopi. Selain itu, sejumlah pedagang menggunakan food truck juga turut meramaikan Plaza Museum PETA yang berada di sisi timur kawasan taman.
Baca juga :Β FKIJK Kediri-Madiun Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat Financial Journalist Class
Rike berharap rencana pembangunan Museum PETA dapat segera terealisasi. Keberadaan museum tersebut nantinya diharapkan dapat memperkaya destinasi wisata sekaligus menjadi ikon baru Kota Blitar.
“Dengan adanya Museum PETA nantinya, tentu akan menambah ikon wisata di Kota Blitar,” pungkasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





