Lahan Tebu Dekat Sekolah Rakyat di Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp59 Juta

Lahan Tebu Dekat Sekolah Rakyat di Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp59 Juta
Petugas Damkar Pos Pare padamkan api yang membakar lahan tebu di Desa Plosokidul Plosoklaten Rabu siang (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran melanda lahan tebu di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Rabu (2/9/2026) siang. Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Kediri.

Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran yang dilakukan pekerja di sekitar lokasi. Kobaran api kemudian dengan cepat merembet ke tanaman tebu yang hampir memasuki masa panen akibat tiupan angin kencang di tengah musim kemarau.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp59 juta.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan kebakaran diketahui setelah warga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar Pos Pare.

Menurutnya, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di sekitar lahan yang kemudian merembet ke tanaman tebu.

Baca juga : Curi Kabel Tower di Papar Kediri, Dua Warga Grogol Diamankan Polisi

“Setelah menerima laporan dari warga, petugas Damkar Pos Pare mengerahkan dua unit mobil pemadam dengan kapasitas air masing-masing 5.000 liter serta 10 personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” katanya.

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak semakin meluas. Setelah sekitar satu setengah jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Khaleb mengatakan, pemadaman harus segera dilakukan karena lokasi lahan tebu yang terbakar berada berdekatan dengan kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten.

Baca juga : Disarpus Kediri Kembangkan Layanan Perpustakaan Berbasis Resiliensi Adaptif

“Api segera dipadamkan karena lahan tersebut bersebelahan dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Langkah cepat dilakukan agar api tidak merembet ke lokasi lain,” pungkasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *