LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Bermaksud bermain di sekitar rumah, seorang bocah berusia enam tahun warga Perum Made Great, Kelurahan Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, justru mengalami insiden yang membuatnya kesakitan.
Jari manis tangan kanan bocah tersebut terjepit grendel jendela berbahan aluminium saat sedang bermain di dekat jendela rumahnya.
Peristiwa bermula ketika korban tengah asyik beraktivitas di sekitar jendela. Tanpa disadari, jari manisnya masuk ke lubang grendel dan tersangkut hingga sulit dilepaskan.
Keluarga korban sempat mencoba membebaskan jari tersebut secara mandiri. Namun, upaya itu tidak berhasil. Karena khawatir jari korban semakin membengkak dan kondisinya memburuk, orang tua akhirnya membawa korban ke Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lamongan.
Kabid Damkar Lamongan, Rayin, membenarkan adanya penanganan evakuasi non-kebakaran tersebut. Korban bersama orang tuanya tiba di kantor Damkar pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 12.35 WIB.
Baca juga : Empat PPPK SDM PKH Lamongan Diduga Terindikasi Judol, Jalani Pemeriksaan Internal
Mendapati korban menangis karena menahan sakit dengan jari masih terjebak pada grendel logam, petugas langsung melakukan penanganan. Sebanyak enam personel rescuer dikerahkan untuk proses evakuasi.
“Proses evakuasi berlangsung ekstra hati-hati mengingat lokasi terjepit berada pada tubuh anak-anak yang rentan,” ujar Rayin, Kamis (10/9/2026).
Petugas kemudian menggunakan alat pemotong khusus berupa gergaji mesin berukuran kecil atau mini grinder/saw untuk memotong bagian grendel.
Proses dilakukan secara perlahan dan penuh kehati-hatian. Hal itu untuk mencegah terjadinya cedera pada korban akibat panas dari mesin maupun kemungkinan terkena serpihan atau goresan logam.
“Berkat keahlian dan kesabaran para personel di lapangan, jari manis anak tersebut berhasil dilepaskan dari grendel aluminium pada pukul 13.15 WIB dalam kondisi aman,” jelasnya.
Baca juga : PG Pesantren Baru Ikut Pasar Murah, Bantu Tekan Harga Gula di Kediri
Rayin mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak ketika bermain maupun beraktivitas di dalam rumah.
Menurutnya, benda-benda kecil, celah sempit, maupun bagian bangunan yang terbuat dari logam dapat menimbulkan risiko cedera apabila tidak diperhatikan dan berada dalam jangkauan anak.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





