Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Persela Lamongan mengawali perjalanan di kompetisi Championship 2026/2027 dengan hasil gemilang. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Surajaya, Minggu (13/9/2026), Laskar Joko Tingkir sukses menaklukkan Persis Solo dengan skor 2-0.
Laga perdana tersebut berlangsung sengit dan turut disaksikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep, juga terlihat hadir menyaksikan pertandingan dari tribun kehormatan.
Dukungan penuh LA Mania dan Curva Boys membuat atmosfer Stadion Surajaya kembali bergemuruh. Kehadiran ribuan suporter itu turut menjadi tambahan motivasi bagi para pemain Persela untuk tampil agresif sejak awal pertandingan.
Tuan rumah akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-33 melalui Hambali Tolib. Berawal dari serangan yang dibangun dari lini tengah, Hambali mampu memanfaatkan peluang di depan gawang Persis dan melepaskan sontekan terukur yang mengubah skor menjadi 1-0.
Baca juga : KPM di Kabupaten Kediri Terima Bantuan Beras, Total 30 Kilogram
Persela semakin percaya diri setelah unggul. Menjelang berakhirnya babak pertama, Riski Putra Utomo berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah.
Pada menit ke-44, Riski melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke gawang Persis dan tidak mampu diantisipasi penjaga gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persis Solo berupaya bangkit dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan Persela. Sejumlah serangan dibangun untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun, barisan belakang Persela mampu tampil disiplin dan menggagalkan berbagai upaya tim tamu. Hingga pertandingan berakhir, Persis gagal mencetak gol dan skor 2-0 untuk kemenangan Persela tetap bertahan.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang berhasil melewati laga pembuka dengan raihan tiga poin. Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kepemimpinan kapten tim, Dendy Sulistyawan, yang dinilainya mampu mengoordinasikan rekan-rekannya di lapangan.
Meski meraih kemenangan, Bima meminta timnya tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus segera diperbaiki untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Ini awal, tapi menjadi motivasi ke depan karena pertandingan demi pertandingan akan lebih berat lagi. Kita patut syukuri dan berbangga, tapi jangan berlebihan,” ujar Bima usai laga.
Baca juga : Dua Kebakaran Terjadi di Semen Kediri, Hutan Jati dan Rumpun Bambu Dilalap Api
Ia menyebut penyelesaian akhir serta koordinasi di lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu dievaluasi.
“Yang pasti tiap pertandingan pasti ada kekurangan, pasti ada PR yang harus kita perbaiki. Kita nggak boleh terlena dengan kemenangan ini. Seperti tadi finishing salah satunya, kemudian di awal-awal juga sempat terjadi miskomunikasi di belakang,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Persis Solo Ricky Nelson meminta maaf kepada para suporter atas hasil yang diraih timnya. Ia mengakui Persis tampil kurang maksimal, terutama sepanjang babak pertama.
Menurut Ricky, para pemainnya terlambat melakukan antisipasi sehingga memberikan terlalu banyak ruang bagi lini tengah Persela untuk mengembangkan permainan.
“Babak pertama memang kita kurang oke. Pemain kurang cepat mengantisipasi. Di babak kedua sudah lebih baik dan peluang juga ada, tapi belum maksimal,” ungkap Ricky.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Persela untuk menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Persiba pada 19 September 2026.
Sementara Persis Solo harus segera melakukan pembenahan sebelum melakoni laga berikutnya menghadapi PSBS Biak pada 20 September 2026. ***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin






Responses (2)