Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Jurusan Karanggeneng-Sukodadi, tepatnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Tabrakan secara langsung atau adu banteng tersebut menyebabkan seorang ibu rumah tangga meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi S 2237 JAF yang dikendarai H (30), warga Desa Ketawang, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Motor tersebut bertabrakan dengan Honda Vario bernomor polisi S 2987 BT yang dikendarai IS (48), warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat. Saat kejadian, IS membonceng anaknya, RD (14), yang masih berstatus pelajar.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan H mengalami luka pada bagian kepala. Sementara IS meninggal dunia di tempat kejadian. Adapun RD juga mengalami luka di bagian kepala.
Baca juga : Hadiri Haul Gus Liek, Kapolres Kediri Sampaikan Doa untuk Kesehatan dan Keberkahan Masyarakat
“Peristiwa bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai H melaju dari arah utara menuju selatan,” ujar Hamzaid.
Sesampainya di lokasi, H diduga hendak mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur sebelah kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Vario yang dikendarai IS bersama anaknya.
Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat dan pengendara tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Benturan keras tersebut membuat ketiga orang yang terlibat dalam kecelakaan mengalami luka, dengan IS dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kecelakaan diduga dipengaruhi faktor kelalaian dan kurang hati-hati pengendara Yamaha Vixion saat mendahului kendaraan dari sisi kanan tanpa memperhatikan kendaraan yang melaju dari arah berlawanan,” jelas Hamzaid.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga : Semarak HUT ke-81 RI, KORPRI Kota Kediri Gelar Lomba Agustusan dan Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi penyelidikan sekaligus memastikan kronologi dan faktor penyebab kecelakaan tersebut.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





