Batu, LINGKARWILIS.COM – Pelebaran jembatan di Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, membawa angin segar bagi pengembangan sektor wisata dan perekonomian warga. Infrastruktur yang sebelumnya menjadi titik kemacetan kini mulai dibenahi untuk mendukung akses menuju kawasan wisata Mikutopia.
Proyek yang digarap pihak manajemen wisata tersebut dikebut dengan sistem kerja 24 jam guna mempercepat penyelesaian. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, khususnya saat musim liburan.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono, mengapresiasi pembangunan tersebut. Menurutnya, perbaikan akses menjadi faktor krusial dalam mendorong kemajuan desa, terutama di sektor pariwisata.
“Selama ini jembatan menjadi titik kendala, terutama saat arus wisatawan meningkat. Dengan pelebaran ini, mobilitas warga dan pengunjung akan jauh lebih lancar,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Baca juga : TKA Diharapkan Dongkrak Prestasi Siswa, DPRD Kediri Soroti Peningkatan Kualitas Pelaksanaan
Ia menambahkan, dampak positif tidak hanya dirasakan dari sisi lalu lintas, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Mulai dari pelaku UMKM, sektor pertanian, hingga jasa wisata diprediksi ikut terdongkrak.
“Kami optimistis kunjungan wisata akan meningkat dan berdampak langsung pada ekonomi warga. Ini peluang besar bagi masyarakat Tulungrejo,” imbuhnya.
Sebelumnya, jembatan tersebut hanya memiliki lebar sekitar 6 meter, sehingga tidak memungkinkan dua kendaraan melintas secara bersamaan. Kondisi ini kerap memicu kemacetan hingga harus diberlakukan sistem buka-tutup arus.
Kini, setelah diperlebar menjadi 10 meter, jembatan diproyeksikan mampu menampung dua kendaraan sekaligus, sehingga arus lalu lintas menjadi lebih aman dan efisien.
Baca juga : Produksi Video Pornografi di Tulungagung, Pasangan Asal Kediri Diamankan Polisi
Suliyono berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus berlanjut di titik lain yang masih membutuhkan peningkatan akses.
“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus terus dijaga agar pembangunan desa bisa berkelanjutan,” pungkasnya.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin





