ASN yang Pindah ke IKN Akan Dapat Tunjangan Pionir, Ini Infonya

ASN yang Pindah ke IKN Akan Dapat Tunjangan PionirMenteri PANRB Abdullah Azwar Anas dan Mensesneg Pratikno usai pertemuan membahas rencana pemindahan ASN ke IKN, di Kantor Kemensetneg, Rabu (31/01)

Jakarta, LINGKARWILIS.COM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan saat ini pihaknya sedang membahas tunjangan khusus (tunjangan pionir) bagi ASN yang pindah ke IKN pada tahap pertama.

“Pemberian tunjangan pionir, bukan sebagai tambahan tunjangan kinerja namun sebagai komponen baru yang masuk dalam penghargaan/penerimaan total bagi ASN yang bekerja di IKN,” jelas Anas, usai pertemuan dengan Mensesneg, di Kantor Sekretariat Negara di Jakarta, Rabu (31/01), seperti dilansir laman resmi PANRB.

Pemindahan ASN ke IKN, kata Anas, dipersiapkan dengan baik mulai dari SDM hingga ke tata kelola pemerintahannya.

Baca juga : Bagikan Beras, Presiden Jokowi Bilang : Hampir Semua Negara Gagal Panen

Selain menerapkan konsep kota pintar atau smart city, tata kelola pemerintahan di IKN Nusantara juga didukung dengan green design.

“Termasuk juga green building serta green open space,” tambahnya.

Di IKN, Anas menjelaskan bahwa penerapan shared services berupa pusat pelayanan berbagi pakai yang efektif dilakukan melalui penerapan sistem kerja yang fleksibel dan kolaboratif didukung penerapan shared office, shared system serta fasilitas pendukung kerja dan mobilitas yang memadai.

“Penerapan shared office, yaitu pengelolaan fasilitas gedung dan bangunan secara terpadu, dengan pemanfaatan secara bersama dengan menyediakan co-working space bagi ASN maupun tamu,” lanjutnya.

Baca juga : Misteri Arca Totok Kerot Kediri yang Berpindah Sendiri, Saksi Bisu Terbentuknya Kerajaan Kediri

Sementara itu berdasarkan data dari Kementerian PUPR, hunian di IKN yang disediakan bagi ASN dan TNI/Polri pada tahun 2024 sebanyak 47 tower. Dimana ASN akan menempati 29 tower (1.740 unit hunian) dan TNI/Polri menempati 18 tower (1.080 unit hunian).

Anas juga menyampaikan ASN yang pindah ke IKN nantinya harus mempunyai literasi digital yang baik, multitasking, menguasai substansi mengenai prinsip IKN, serta mampu menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

“Kita tidak hanya memindahkan ASN ke IKN saja, namun juga menyiapkan SDM unggul yang memiliki kriteria-kriteria yang sudah ditentukan. Terutama mampu multitasking dan menerapkan nilai BerAKHLAK adaptif dan kolaboratif,” tambah Anas.

Senada dengan Menteri PANRB, Mensesneg Pratikno menyampaikan banyak hal yang harus disiapkan untuk pemindahan ASN ke IKN.

“Bukan semata-mata pindah orangnya saja. Tugas berat ini juga pindah sistem kerja, itu yang selalu disampaikan Bapak Presiden. Oleh karena itu yang kita siapkan selain infrastruktur fisik, juga contohnya tadi kita diskusi mengenai smart city di IKN, kemudian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di IKN yang mencakup semua hal,” jelasnya.***

Editor : Hadiyin

 

Leave a Reply