PONOROGO, LINGKARWILIS.COM —Memasuki awal tahun 2026, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo diminta langsung bekerja optimal. Plt Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Sugiharto, mengingatkan seluruh ASN agar menjalankan tugas sesuai jadwal serta berpedoman pada regulasi yang telah ditetapkan.
Menurut Agus, awal tahun merupakan fase krusial untuk menata ritme kerja agar pelaksanaan program pemerintah daerah dapat berjalan terukur sejak dini.
“Memasuki 2026, ASN harus bekerja disiplin, profesional, dan mengikuti ketentuan yang ada. Jangan sampai pekerjaan terlambat karena mengabaikan perencanaan,” tegasnya.
Pejabat yang akrab disapa Ugin itu menuturkan, arahan tersebut sejalan dengan instruksi Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yang menekankan peningkatan kedisiplinan, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik di seluruh lini pemerintahan.
Baca juga : Persik Kediri Tahan Persib, Marcos Torres Apresiasi Peran Muhammad Firli
Ugin juga menekankan pentingnya target kinerja yang jelas di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Evaluasi kinerja, kata dia, perlu dilakukan secara rutin, setidaknya setiap empat bulan sekali.
“Capaian kinerja harus terukur. Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun karena perencanaan tidak dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Dengan pola kerja yang terencana, Agus berharap penyerapan anggaran APBD 2026 dapat berjalan lebih maksimal dan efektif. Seluruh program diwajibkan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran sejak awal tahun. OPD diminta mengurangi kegiatan seremonial yang dinilai tidak berdampak langsung bagi masyarakat.
baca juga : Tekun Karena Hobi, Babinsa Tinalan Kediri Sukses Kembangkan Ternak Kenari Merah
“Kegiatan yang bersifat seremonial dan kurang penting sebaiknya dikurangi. Begitu pula rapat tatap muka yang bisa digantikan dengan pemanfaatan teknologi,” katanya.
Ugin mendorong ASN untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi, seperti rapat daring melalui platform digital, sebagai bagian dari adaptasi kerja modern sekaligus langkah penghematan anggaran.
“Dengan begitu, anggaran bisa lebih difokuskan pada program prioritas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Ponorogo,” pungkasnya.***
Reporter : Sony Prasetyo
Editor : Hadiyin





