Kediri, LINGKARWILIS.COM – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kediri terus memperkuat dukungan terhadap sektor peternakan, khususnya usaha sapi perah yang berkembang di Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, kawasan lereng Gunung Kelud.
Desa Babadan dikenal sebagai sentra peternak sapi perah. Bahkan, jumlah ternak di wilayah tersebut disebut melampaui jumlah penduduknya. Mayoritas warga menggantungkan hidup dari sektor peternakan susu.

Ketua Kelompok Ternak Sapi Perah Karya Abadi, Purnomo, mengungkapkan sebelum mendapat akses pembiayaan dari BRI, para peternak menghadapi kendala serius, terutama keterbatasan modal untuk menambah populasi ternak.
“Harga sapi perah betina bisa mencapai Rp 25 juta hingga Rp 35 juta, sehingga cukup berat bagi peternak untuk berkembang,” ujarnya.
Baca juga : Tabrakan Dini Hari di Jalan Soekarno Hatta Kediri, Pemotor Terpental Usai Hantam Truk Pasir
Perubahan mulai dirasakan sejak tahun 2020, ketika kelompok ternak menjalin komunikasi dengan BRI Unit Ngancar. Melalui skema kredit kelompok, para anggota memperoleh akses permodalan yang kemudian disalurkan kepada masing-masing peternak.
Dampaknya signifikan. Populasi sapi perah meningkat, kapasitas produksi bertambah, dan kesejahteraan anggota mulai terdongkrak. Purnomo sendiri mengaku kini memiliki 23 ekor sapi perah, meningkat tajam dari sebelumnya hanya tiga ekor.
Ia pun berharap program pembiayaan tersebut terus berlanjut, apalagi permintaan susu saat ini meningkat seiring program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Permintaan susu tinggi, bahkan cenderung kurang. Kami berharap dukungan kredit terus ada agar produksi bisa ditingkatkan,” tambahnya.
Baca juga : Pertama, Kontes Nasional Ikan Moly dan Cupang Digelar di Kabupaten Kediri
Sementara itu, Branch Manager BRI Kediri, Adi Nugroho, menegaskan komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor produktif masyarakat.
Menurutnya, sektor peternakan, pertanian, hingga perikanan memiliki peran strategis dan selaras dengan program pemerintah pusat.
“Kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha dan edukasi finansial agar pelaku usaha bisa berkembang secara berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui dukungan tersebut, BRI berharap sektor peternakan sapi perah di lereng Gunung Kelud terus tumbuh, sekaligus menjadi penopang ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat lokal.***
Editor : Hadiyin





