Bulan Ramadan, Momen Mengais Rejeki Bagi Pedagang Takjil Dadakan di Kota Kediri

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Bulan ramadan memang menjadi bulan yang penuh berkah, setidaknya bagi pedagang takjil dadakan di Kota Kediri. Salah satunya Amir Ghozaly Prasetyo, warga Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kediri.

Amir Ghozaly Prasetyo selalu memanfaatkan momen Ramadan dengan berjualan takjil dadakan di Jl. Kapten Tendean yang tidak jauh dari rumahnya. Usaha dagang takjil dadakan yang dia lakoni adalah meneruskan usaha orang tuanya.

Amir memilih lokasi berdagang dengan bijak, tidak seperti kebanyakan pedagang takjil lainnya yang suka berjualan di pusat kota seperti di Jl. Hayam Wuruk atau Jl. PK Bangsa.

Baca juga: 7 Drama Korea Terbaru Maret 2024 yang Tayang Saat Bulan Ramadhan, Nomor 2 Banyak Dinantikan Penonton 

Menurut Amir, memilih lokasi berjualan di dekat rumah tujuannya adalah mengurangi kemacetan di pusat kota. Termasuk juga memberikan keuntungan tersendiri meski berdagang di lokasi yang jauh dari pusat kota,

“Setiap harinya, omset saya sekitar Rp 300 hingga Rp 400 ribu,” ujarnya, Selasa (12/3/2024).

Kendala utama yang dihadapinya penjual takjil adalah cuaca dimana jika hujan turun apalagi deras maka dipastikan sepi pembeli.

“kalau sepi pembeli pas hujan deras ya kadang terpaksa rugi,” katanya.

Meskipun demikian, semangat dan ketekunan Amir dalam menjalankan usahanya setiap menjelang puasa tidak pernah surut.

Baca Juga: BPS Kota Kediri Imbau Masyarakat Tidak Khawatir Ketersediaan Bahan Pangan Jelang Ramadhan

Sementara itu, Desi warga Ngadiluwih  Kabupaten Kediri, pelanggan yang sering mampir di stan Amir mengaku suka dengan menu makanan yang disediakan Amir, selain enak juga higienis.

“yang paling aku suka itu masakan botok dan kolak pohong, enak dan mantab,” ujar Desi.***

Reporter : Agus Sulistyo Budi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply