LINGKARWILIS.COM – Bagi para pencinta kuliner pedas dan gurih, Warung Lesehan Bu Denok di Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, menjadi salah satu tempat yang patut dikunjungi. Sejak berdiri pada 2018, warung ini telah menjelma menjadi ikon kuliner khas daerah dengan menu andalan ayam bakar Jawa merah yang disajikan bersama sambal ijo spesial.
Salah satu keunggulan utama Warung Bu Denok adalah pemilihan ayam Jawa merah sebagai bahan utama, berbeda dari ayam potong biasa. Penggunaan ayam ini menghasilkan tekstur daging yang lebih kenyal, gurih, serta kaya rasa. Ciri khas lainnya terletak pada sambal ijo yang memiliki cita rasa pedas dan gurih tanpa dominasi rasa manis seperti kebanyakan sambal lainnya.
“Kami memang sengaja memakai ayam Jawa merah agar cita rasanya lebih khas dan sesuai selera pelanggan. Sambal ijo yang kami buat juga lebih pedas dan gurih, cocok untuk masyarakat Megaluh yang suka makanan berbumbu kuat,” ujar Khomsin (47), pemilik warung yang akrab disapa Om Sin, Selasa (25/3/2025) sore.
Bulan Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi warung ini. Setiap sore menjelang berbuka puasa, Warung Lesehan Bu Denok selalu dipadati pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, komunitas, hingga anak muda yang ingin berbuka bersama.
Jelang Lebaran, Distan KP Kota Batu Gelar Gerakan Pangan Murah
“Tahun ini Alhamdulillah lebih ramai, omzet meningkat sampai 50 persen dibanding hari biasa. Banyak yang sengaja datang untuk buka bersama, terutama karena harga kami masih terjangkau,” kata Om Sin.
Harga menu yang ditawarkan memang ramah di kantong, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp21.000, sehingga menjadi pilihan favorit banyak orang. Selain ayam bakar Jawa merah, warung ini juga menyajikan berbagai menu lain, seperti ikan bakar, bebek bakar, cumi dan udang crispy, serta sup iga yang menggugah selera.
Popularitas Warung Lesehan Bu Denok pun semakin berkembang. Kini, warung ini telah membuka cabang di Jombang Kota, tepatnya di Jalan RE Martadinata, Desa Kepatihan. Di lokasi baru ini, menu ikan asap menjadi salah satu favorit pelanggan, selain menu andalan yang sama seperti di lokasi utama.
“Kami buka cabang di Jombang supaya pelanggan dari kota tidak perlu jauh-jauh ke Megaluh. Di sini juga ada menu spesial ikan asapan yang jadi favorit,” tambah Om Sin.
\PSHT Ranting Tosaren Pasang Banner Idulfitri 1446 H di Perempatan Batu, Kota Kediri
Selain melayani pelanggan yang makan di tempat, Warung Lesehan Bu Denok juga menerima pesanan nasi kotak dengan layanan antar hingga pukul 17.00 WIB. Jika pemesanan dilakukan setelah jam tersebut, pelanggan tetap bisa mengambilnya langsung di warung.
Ketenaran warung ini bahkan menarik perhatian sejumlah tokoh penting. Mantan Wakil Bupati Jombang, Wijono, serta beberapa tokoh dari Fatayat NU, pernah datang untuk mencicipi kelezatan hidangan khasnya. Bahkan, beberapa kantor kelurahan di Kecamatan Megaluh menjadi pelanggan setia.
Salah satu pelanggan setia, Tia (26), mengaku selalu memilih Warung Lesehan Bu Denok untuk acara buka bersama.
“Saya suka makan di sini karena tempatnya luas, nyaman, dan menunya enak. Favorit saya gurami bakar, rasanya pedas-manis, dan sambalnya segar karena ada campuran jeruknya. Kalau soal ayam bakar, ini juaranya! Pedasnya pas, bumbunya meresap, dan sambalnya bikin nagih,” tuturnya.
Dengan konsep lesehan yang nyaman, harga yang terjangkau, serta cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain, Warung Lesehan Bu Denok benar-benar menjadi destinasi kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Sudahkah Anda mencobanya? (st2)
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





