MALANG, LINGKARWILIS.COM — Komunitas Blackcamp Indonesia East Java sukses menggelar ajang Campmeet Blackcamp East Java 2.0 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Wana Wisata Selorejo Campground, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Lokasi perkemahan yang berada di kawasan perbukitan dengan udara sejuk tersebut menjadi saksi berkumpulnya ratusan campers. Lebih dari 50 tenda berwarna hitam berdiri berjajar, menciptakan pemandangan khas yang seolah “menghitamkan” area perkemahan, sejalan dengan jargon komunitas, One Color, Just Black, Always Together.
Campmeet Blackcamp East Java 2.0 menjadi momentum silaturahmi sekaligus pertemuan resmi bagi para pecinta aktivitas alam terbuka yang tergabung dalam Black Camp Indonesia East Java. Selain berkemah, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antaranggota komunitas.
Ketua panitia Campmeet Blackcamp East Java 2.0, Khoir, mengatakan bahwa agenda ini tidak hanya sekadar aktivitas camping, tetapi juga sarana membangun kedekatan antaranggota secara langsung.
“Campmeet ini menjadi wadah silaturahmi, berbagi pengalaman, serta mempererat persaudaraan sesama anggota Black Camp Indonesia East Java. Kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap alam dan membangun kebersamaan, tidak hanya lewat grup, tetapi juga bertemu langsung,” ujarnya, Minggu (18/1).
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai agenda kebersamaan, mulai dari diskusi komunitas hingga aktivitas santai yang menonjolkan nilai kekeluargaan dan persaudaraan. Nuansa akrab dan guyub terasa kuat dengan latar alam Selorejo yang masih asri.
Melalui Campmeet BC East Java 2.0, Black Camp Indonesia East Java berharap dapat terus menjaga kekompakan komunitas sekaligus mengedukasi anggotanya untuk menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.
Sementara itu, pembina Black Camp East Java, Dedik Damen, turut mengapresiasi kerja keras panitia yang dinilai berhasil menyelenggarakan Campmeet 2.0 dengan sukses.
“Anggota Black Camp East Java saat ini sudah lebih dari 50 orang, padahal ini baru campmeet resmi yang kedua. Semoga kegiatan ini semakin mempererat kita sebagai saudara sesama pecinta camping dengan tenda dan perlengkapan berwarna hitam,” ungkapnya.
Baca juga : Persik Kediri Amankan Ezra Walian hingga 2029
Ia menambahkan, meski mayoritas peserta merupakan anggota Black Camp East Java, kegiatan ini juga dihadiri tamu undangan dari luar Jawa Timur, seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat.
“Terima kasih kepada peserta dari luar Jawa Timur yang telah meluangkan waktu untuk hadir di Campmeet 2.0 Black Camp East Java,” tutupnya.
Gelaran Campmeet 2.0 Blackcamp East Java ini menjadi pijakan awal bagi komunitas Black Camp di Jawa Timur untuk terus berkembang. Keberhasilan acara juga tidak lepas dari dukungan peserta, sponsor, serta Perum Jasa Tirta I, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





