KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Mengantisipasi potensi banjir di musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kediri melakukan normalisasi Sungai Dam Dau di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan.
Langkah ini dilakukan karena sungai tersebut mengalami pendangkalan serta penumpukan sampah yang kerap menyumbat aliran air dan menyebabkan luapan ke permukiman warga.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Ir. Irwan Chandra, melalui Andri Eko Prasetyo, Kepala Bidang Operasional dan Sumber Daya Air (SDA), menyampaikan bahwa pekerjaan normalisasi ditargetkan selesai sebelum akhir bulan ini. Dua alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat proses pengerukan dan pembersihan aliran sungai.
“Kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri untuk meminimalkan risiko bencana banjir di sekitar lokasi. Saat musim hujan tiba, air dari Sungai Dam Dau sering meluap hingga ke permukiman dan lahan pertanian warga,” jelas Andri.
Baca juga : Dispertabun Kediri Imbau Petani Waspadai Dampak Musim Hujan
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tanah hasil pengerukan akan digunakan untuk memperkuat tanggul sungai dengan cara ditimbun di sepanjang sisi sungai. Langkah ini bertujuan agar tanggul lebih tebal, kuat, dan tidak mudah tergerus air saat debit sungai meningkat.
“Upaya ini kami lakukan agar kawasan barat sungai tidak kembali terdampak banjir tahun ini. Mengingat pada bulan Oktober hingga November, intensitas hujan di Kabupaten Kediri cenderung tinggi,” tambahnya.
Program normalisasi ini menjadi bagian dari langkah preventif PUPR Kabupaten Kediri dalam menjaga keselamatan warga serta melindungi lahan pertanian dari ancaman genangan air saat curah hujan meningkat.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





