Dispendukcapil Kota Kediri Permudah Layanan Administrasi, Tokoh Agama Apresiasi Inovasi Jemput Bola

Dukcapil Kota Kediri Permudah Layanan Administrasi, Tokoh Agama Apresiasi Inovasi Jemput Bola
Kadispendukcapil Kota Kediri (Bidu)

Kediri, LINGKARWILIS.COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui berbagai terobosan. Salah satunya diwujudkan lewat rapat koordinasi dan sosialisasi bersama tokoh agama, mudin, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang digelar pada Kamis (2/4/2026).

Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Marsudi Nugroho, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan yang sederhana, cepat, dan transparan. Dalam kegiatan tersebut, turut diperkenalkan sejumlah inovasi, termasuk rencana program nikah massal berbasis komunitas yang mendapat dukungan penuh dari Dukcapil dalam aspek administrasi.

bayar PBB Kota Kediri

Menurutnya, kesiapan calon pengantin menjadi perhatian utama agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga P3N dan FKUB.

Baca juga : Warga Pojok Blokade TPA, Desak Pemkot Kediri Segera Cairkan Kompensasi

Selain program tersebut, Dispendukcapil juga meluncurkan inovasi “kado nikah”. Melalui layanan ini, pasangan yang baru menikah dapat memperoleh pembaruan status perkawinan dalam dokumen kependudukan hanya dalam waktu maksimal tiga hari.

Tak berhenti di situ, kemudahan pengurusan akta kematian juga menjadi fokus utama. Langkah ini bertujuan agar dokumen tersebut dapat segera dimanfaatkan secara legal oleh keluarga maupun ahli waris.

Apresiasi terhadap inovasi ini disampaikan oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kediri yang juga pengurus FKUB, Ni Made Susilawati. Ia menilai layanan Dukcapil kini semakin responsif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Ia menyebut prinsip pelayanan yang mengedepankan kemudahan benar-benar diterapkan, sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi proses yang berbelit.

Baca juga : Pasca Lebaran, 245 Sapi di Kediri Sembuh dari PMK, Tinggal Dua Kasus Aktif

Lebih lanjut, ia memastikan hasil sosialisasi akan segera diteruskan kepada masyarakat di tingkat bawah, termasuk melalui perannya di lingkungan RT. Para tokoh agama, kata dia, siap membantu menyebarluaskan informasi terkait pencatatan pernikahan, pengurusan akta kematian, hingga program nikah massal.

Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut secara berkala agar pemahaman masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan semakin meningkat.

Melalui pendekatan jemput bola dan inovasi berkelanjutan, Dispendukcapil Kota Kediri optimistis mampu mendorong tertib administrasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan dokumen kependudukan.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *