Kediri, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, petugas kesehatan hewan (Keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dijual di pinggir jalan maupun di lokasi peternakan milik warga.
Pemeriksaan dilakukan secara maraton untuk memastikan hewan kurban yang dijual benar-benar sehat dan layak dikurbankan. Selain memeriksa kondisi fisik ternak, petugas juga memastikan hewan bebas dari penyakit menular seperti PMK dan LSD.
Hewan kurban yang dinyatakan layak harus memenuhi sejumlah syarat, di antaranya sehat, tidak cacat, gigi sudah poel atau tanggal, gerakan lincah, mata cerah, bulu mengilap, tidak mengeluarkan air liur berlebihan, serta kuku dalam kondisi baik.
Baca juga : Turnamen Domino Pelajar SIWO Kediri Raya Ubah Stigma, Bidik Porprov 2027
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih melalui Staf Medik Veteriner Ahli Muda, Titik Sri Undari mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan seluruh hewan kurban yang diperiksa dalam kondisi sehat.
“Kami pastikan hewan kurban yang dijual di jalan semuanya sehat. Demikian juga sapi yang ada di peternakan, tidak ditemukan penyakit. Kami memiliki empat tim yang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap ternak yang akan dikirim ke luar daerah Kabupaten Kediri.
Menurutnya, para peternak dan pedagang hewan kurban diimbau tetap menjaga kesehatan ternak yang dimiliki. Jika ditemukan hewan sakit, sebaiknya tidak dijual terlebih dahulu dan harus dikarantina hingga benar-benar sembuh.
Baca juga : Dispertabun Kabupaten Kediri Bantu Pupuk dan Alat Penjemuran Petani Tembakau
“Untuk ternak yang sakit hendaknya tidak dijual dan lebih baik dikarantina. Setelah sembuh total baru boleh dijual,” imbuhnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





