Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Polisi berhasil mengungkap identitas dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan bus Harapan Jaya di depan SPBU Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Kedua korban diketahui merupakan mahasiswa asal Kabupaten Jombang.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Taufik Nabila, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat untuk mengidentifikasi seluruh korban setelah kejadian, termasuk sopir bus Harapan Jaya.
“Dua korban meninggal dunia adalah mahasiswa asal Jombang. Sedangkan pengendara motor yang mengalami luka berat merupakan warga Nganjuk,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Korban meninggal diketahui bernama Zahrotun Mas’udah (22) dan Faizatul Maghfiroh (22), pengendara dan penumpang motor Honda Vario S 2192 OF. Keduanya mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal di tempat.
Sementara korban luka berat adalah Andri Yoga Pratama (28), pengendara Honda Supra AG 3984 UM asal Nganjuk, yang kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Baca juga : Tindak Lanjuti Penurunan HET, Pemkab Kediri Terbitkan SE ke-Distributor dan Kios Pupuk
Polisi juga berhasil mengidentifikasi sopir bus Harapan Jaya dengan nomor polisi AG 7762 US, yakni Rizki Angga Saputra (30), warga Kota Malang. Hingga kini, sopir masih menjalani pemeriksaan di Unit Laka Satlantas Polres Tulungagung, sedangkan bus yang terlibat sudah diamankan sebagai barang bukti.
AKP Taufik menambahkan, penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV di area SPBU. Petugas juga menelusuri kondisi ban serta sistem pengereman bus untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Sopir diduga kehilangan kendali saat mengemudi. Namun, kami masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebabnya,” tegasnya.
Diketahui, kecelakaan tragis itu terjadi pada Jumat siang (31/10/2025) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Pahlawan, Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan bus Harapan Jaya, Honda Supra, dan Honda Vario dan menyebabkan dua orang meninggal dunia di lokasi.
Baca juga : Jumlah Peserta KB di Kabupaten Kediri pada Oktober 2025 Turun, Ini Penjelasan Kepala DP2KBP3A
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus Harapan Jaya AG 7767 US melaju dari arah selatan menuju Surabaya dengan kecepatan tinggi. Saat tiba di lokasi, bus berusaha menghindari dua sepeda motor yang berada di marka jalan dengan mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul bus Harapan Jaya lain bernopol AG 7697 W yang hendak masuk ke area SPBU.
Untuk menghindari tabrakan, sopir bus AG 7767 US mengerem mendadak, namun kehilangan kendali hingga bus berputar arah dan bagian belakangnya menghantam dua sepeda motor tersebut.
Akibat benturan keras, pengendara dan penumpang motor Vario meninggal dunia di tempat, sementara pengendara Supra mengalami luka berat di kepala.
Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian langsung melapor ke pihak kepolisian. Saat ini, Satlantas Polres Tulungagung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap detail penyebab kecelakaan maut tersebut.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






