KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, menjadi tuan rumah kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi santri, Minggu (13/7/2025). Kegiatan ini turut dihadiri dua menteri Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Koordinator Bidang Kebudayaan Pratikno dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Afifah Fauzi.
Kehadiran keduanya disambut hangat oleh pengasuh Ponpes Al-Falah, serta didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, jajaran Pemprov Jatim, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Gus Qowim, dan unsur Forkopimda dari Kota dan Kabupaten Kediri.
Dalam sambutannya, Pratikno menyampaikan bahwa program PKG merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesehatan para santri. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo mendorong agar seluruh santri rutin memeriksakan kesehatan demi mendukung produktivitas dan daya tahan fisik mereka.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah sangat peduli terhadap kesehatan rakyatnya. Presiden Prabowo menginginkan agar para santri memeriksakan kondisi tubuh secara berkala, sebagai bagian dari persiapan menyongsong masa depan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Menteri PPPA Afifah Fauzi berpesan kepada para santri agar senantiasa bersyukur dan memanfaatkan kesempatan belajar di pesantren dengan sebaik-baiknya.
“Kalian adalah generasi pilihan. Di balik kesempatan belajar ini, ada pengorbanan besar dari orang tua. Gunakan waktu di pondok untuk memperkuat iman dan akhlak. Doakan orang tua dan guru yang telah membimbing kalian,” pesannya.
Baca juga : Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Buku Pratama Kota Kediri Ramai Pembeli
Sementara itu, Wakil Gubernur Emil Dardak menekankan bahwa kegiatan PKG merupakan langkah jemput bola untuk deteksi dini kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan berbasis agama.
“Santri yang sehat adalah aset penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemeriksaan seperti ini penting agar potensi penyakit bisa diketahui sejak dini,” ujar Emil.
Kegiatan ini mendapat antusiasme besar dari para santri dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam membangun generasi sehat, berdaya saing, dan berakhlak mulia.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






