Blitar, LINGKARWILIS.COM – Rencana ekskavasi lanjutan Situs Candi Gedog di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, belum bisa direalisasikan tahun ini. Pemerintah Kota Blitar memastikan kegiatan baru dapat dilanjutkan pada 2026 karena keterbatasan anggaran.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menegaskan pihaknya berkomitmen menuntaskan penggalian situs bersejarah tersebut. Ia menilai Candi Gedog memiliki nilai penting sebagai jejak perjalanan sejarah Kota Blitar.
“Pemkot terus berupaya memperhatikan peninggalan sejarah. Candi Gedog menjadi saksi perjalanan Blitar hingga saat ini,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).
Situs Candi Gedog sebelumnya telah beberapa kali diekskavasi untuk mendapatkan gambaran utuh. Meski belum sepenuhnya tergali, lokasi ini kerap dikunjungi warga pada hari libur untuk berwisata sekaligus mengenal sejarah asal-usul Blitar.
Baca juga : Kalah 1-0 dari Bhayangkara FC, Pelatih Persik Kediri Soroti Kinerja Wasit
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Edy Wasono, menyampaikan bahwa tahapan awal ekskavasi lanjutan membutuhkan penyewaan lahan di sekitar situs, sebab sebagian masih berstatus milik warga.
“Penyewaan lahan memang harus dilakukan karena area di sekitar situs belum seluruhnya dikuasai pemerintah,” jelasnya.
Namun, rencana tersebut batal direalisasikan tahun ini lantaran efisiensi anggaran. Pemerintah memastikan pengerjaan baru akan dilanjutkan tahun 2026.
“Untuk tahun ini belum bisa. Kemungkinan besar ekskavasi diteruskan tahun depan,” tambah Edy.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





