KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Pendopo Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dipenuhi sorak sorai ratusan warga yang mengikuti nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026, Minggu malam (19/7/2026). Suasana memuncak ketika Timnas Spanyol mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-106 babak tambahan waktu.
Gol dramatis tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah, teriakan kemenangan, dan yel-yel dari warga yang memadati area pendopo. Euforia itu menambah semarak kegiatan nobar yang digelar Pemerintah Kecamatan Mojoroto.
Tak sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat melalui suasana kebersamaan yang hangat.
Para peserta nobar disuguhi kopi manis serta jagung hasil program urban farming Kecamatan Mojoroto. Hasil panen dari pemanfaatan lahan produktif tersebut dinikmati bersama oleh warga yang hadir.
Baca juga :Β Dua Aksi dengan Aspirasi Berbeda Warnai Kantor Perhutani KPH Kediri, 400 Personel Gabungan Amankan Situasi
Camat Mojoroto Kota Kediri, Abdul Rahman, SH., M.Si., mengatakan kegiatan nobar menjadi media sederhana namun efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui nobar ini kita membangun kebersamaan dan komunikasi dengan warga. Ditambah hasil urban farming yang bisa dinikmati bersama, menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan sederhana mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan ruang publik melalui kegiatan seperti nobar mampu menghadirkan suasana yang lebih akrab antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan.
Baca juga :Β Gudang Rosok di Wates Kediri Terbakar Diduga Akibat Sisa Pembakaran Sampah, Kerugian Capai Rp10 Juta
Malam itu, Pendopo Kecamatan Mojoroto tidak hanya menjadi tempat menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kreativitas, dan semangat gotong royong warga dalam memanfaatkan ruang publik sebagai sarana mempererat hubungan sosial.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





