Grebeg Maulid di Jombang, Warga Berebut Perabotan di Halaman Masjid

Grebeg Maulid di Jombang, Warga Berebut Perabotan di Halaman Masjid
Suasana grebek maulid di Dusun Jajar, Kepuhkembeng, Peterongan, Jombang. (ist)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Suasana meriah mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Sabilal Muttaqin, Dusun Jajar, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jumat (19/9/2025) malam. Ratusan warga antusias mengikuti tradisi Grebeg Maulid yang sudah menjadi agenda tahunan masyarakat setempat.

Acara diawali dengan penampilan grup banjari Semut Abang, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan pengajian umum oleh KH Masrihan Asyari. Setelah doa penutup berkumandang, halaman masjid seketika riuh.

Warga langsung berdesakan untuk mendapatkan barang-barang rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari yang digantung di sekitar masjid.

Peralatan dapur, hanger, tas, sembako, jajanan anak-anak, hingga buah-buahan menjadi rebutan jamaah. Fauzan, salah satu warga yang beruntung, mengaku senang dengan apa yang ia dapatkan.

Baca juga : Meriah, Tosaren Rayakan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Kota Kediri ke-1146 dengan Campursari dan Gebyar Hadiah

“Alhamdulillah, saya bawa pulang baskom, tas, dan hanger. Lebih dari barangnya, suasana kebersamaan inilah yang selalu dirindukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Munir, warga lain yang tidak kebagian barang, tetap merasa puas.

“Tidak dapat apa-apa pun saya ikut bahagia. Melihat warga tersenyum saja sudah cukup,” katanya.

Ketua Takmir Masjid Sabilal Muttaqin, M. Imron, menekankan bahwa Grebeg Maulid bukan sekadar ajang bagi-bagi hadiah, melainkan wujud rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

Baca juga : Kalah 1-0 dari Bhayangkara FC, Pelatih Persik Kediri Soroti Kinerja Wasit

“Yang terpenting semua bergembira, semua bisa merasakan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ada ibadah, ada kebersamaan, dan tentu saja nilai budaya yang tetap kita jaga,” jelasnya.

Imron menambahkan, Grebeg Maulid merupakan tradisi yang mengharmonikan ajaran Islam dengan kearifan lokal. “Ini bukti bahwa nilai keislaman dan kebudayaan bisa berjalan seiring, menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan cinta, persaudaraan, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” tandasnya.***

Reporter: Agung Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D