Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Hujan deras berlangsung selama dua jam lebih di kawasan Kabupaten Lamongan bagian selatan menyebabkan meluapnya saluran air Waduk Prijetan, Kecamatan Kedungpring, Jumat (25/1/2024).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Joko Raharto, menjelaskan bahwa Waduk Prijetan tidak dapat menampung volume air yang meningkat akibat intensitas curah hujan yang tinggi selama dua jam tersebut.
“Informasinya, hujan sangat deras selama dua jam lebih. Kami mendapatkan laporan awal bahwa saluran air Waduk Prijetan sudah mulai meluap,” ujar Joko.
Ratusan Produk UKM dan Handcraf Kabupaten Kediri Siap Tempati Galeri Bandara Dhoho Kediri
Dampaknya, puluhan rumah warga di tiga desa di Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, mengalami genangan air. Lima rumah di Dusun Kedungpring, 20 rumah di Dusun Jangur, Desa Mekanderejo, dan lima rumah di Dusun Tlanak terdampak, dengan ketinggian air mencapai 30 centimeter.
Selain merendam rumah-rumah warga, air juga meluap ke jalan poros sepanjang 200 meter dan jalan desa sepanjang 100 meter. Dusun Kepoh, Desa Kacangan, Kecamatan Modo, juga terkena dampak banjir.
“Di dusun tersebut, air meluap hingga menggenangi sawah pertanian seluas 25 hektare dan jalan poros desa, meskipun masih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua,” tambahnya.
Joko menyampaikan bahwa BPBD Lamongan segera merespons kejadian tersebut dengan mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memantau ketinggian air di lokasi. Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah-langkah penanganan, termasuk membersihkan sisa lumpur dan material lainnya bersama warga.
“Banjir tidak berlangsung lama. Saat ini, air sudah surut. Tinggal proses pembersihan saja,” pungkasnya.
Reporter : Suprapto
Editor :





