TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung, Rabu (28/1/2026) sore. Kondisi tersebut mengakibatkan sebuah pohon trembesi tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmadji, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dari warga setempat. Rumah yang terdampak diketahui milik Winaryo (59).
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan lebat disertai hembusan angin kencang terjadi di wilayah tersebut. Sebuah pohon trembesi tua dengan diameter sekitar 60 sentimeter dan tinggi kurang lebih 15 meter yang berada di belakang rumah korban tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya roboh dan menimpa atap rumah.
Baca juga : Pemkab Kediri Alokasikan Rp2,5 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Cerme
“Kami mendapat laporan adanya pohon tumbang di pekarangan rumah warga yang mengenai bagian atap bangunan,” ujar Sudarmadji, Kamis (29/1/2026).
Laporan resmi diterima BPBD sekitar pukul 16.40 WIB. Petugas kemudian segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi pohon tumbang. Proses evakuasi dilakukan dengan memotong batang dan ranting pohon menjadi beberapa bagian agar mudah dipindahkan.
“Ukuran pohon cukup besar, sehingga evakuasi memerlukan waktu hampir satu jam. Prosesnya dibantu oleh warga sekitar,” jelasnya.
Setelah evakuasi selesai, BPBD melakukan pendataan dampak kerusakan. Hasil pemeriksaan menunjukkan kerusakan rumah korban masuk kategori sedang, dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp5 juta.
Baca juga : Hadapi Bali United, Pelatih Persik Kediri Tekankan Kewaspadaan Pemain
Sudarmadji menambahkan, pada Kamis (29/1/2026) BPBD Tulungagung kembali mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen lanjutan terkait kemungkinan pemberian bantuan material. Selain itu, BPBD juga terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan bencana.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian hanya bersifat material pada bagian atap rumah,” pungkasnya.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin






