LINGKARWILIS.COM – Penyanyi Ifan Seventeen ditunjuk oleh Presiden Prabowo untuk menjadi Direktur Utama (Dirut) di PT Produksi Film Negara.
Sebagai informasi, PT Produksi Film Negara (PT PFN) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di sektor perfilman.
Beredarnya kabar Ifan Seventeen menjadi Dirut di PT Produksi Film Negara ini sontak menyita perhatian banyak orang, termasuk sejumlah publik figur.
Sejumlah publik figur memberikan beragam reaksi saat kabar pengangkatan Ifan Seventeen menjadi Dirut PT Produksi Film Negara ini mencuat.
Kontroversi Kim Soo Hyun Memanas, Penonton Minta Mundur dari Program Good Day
Hal ini disebabkan oleh latar belakang Ifan Seventeen sebagai musisi yang dianggap tidak berkaitan dengan dunia perfilman.
Ifan, yang dikenal sebagai vokalis band Seventeen, telah meniti karir yang cukup lama di industri musik.
Namun, pengalamannya di dunia perfilman terbilang sangat terbatas, sehingga banyak orang meragukan penunjukannya sebagai pemimpin BUMN di sektor film.
Mengutip dari laman Instagram @bigalphaid, sejumlah publik figur terutama artis yang berkecimpung di dunia peran memberikan berbagai komentar terkait kabar ini.
5 Deretan Pengemis Kaya Raya yang Punya Rumah Besar hingga Uang Miliaran, Kini Jadi Profesi?
“Gimana gimana?” @ciomanassero
“Jelaskan padaku isi hatimuuu, seBEERRRRRRRAPppaa BESSAArrrr kau yakin jdi Direkturrrrrrr ?? ๐ถ๐ค” @kevinjulio1993
“๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ” @chicco.jerikho
“hah โฆ” @zaraadhsty
“Andre Onana pernah main film loh Pak โblunder didadakuโ” @ibnujamilo
“๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ” @lunamaya
“โฆ” @adipati
“?” @tissabiani
“Bukan orang film kok jadi dirut PT PFN ini gimana pak @prabowo
Kompetensi-nya apa utk ngurus film?” @gandhifernando
Tidak hanya para artis, seorang penuli skenario yang sudah lama berkecimpung di dunia perfilman juga turut menuliskan komentar.
“Terus saya yang 20-an tahun jadi penulis skenario jadi apa ya cocoknya?” @endikkoeswoyo
Seperti diketahui, Ifan Seventeen merupakan seorang musisi yang juga pernah menjadi vokalis dalam grup musik Seventeen.
Penulis: Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya




