Kediri, LINGKARWILIS.COM – Jagung rebus hangat masih menjadi camilan favorit warga Kediri di malam hari. Dengan harga ramah di kantong, Rp3.000 untuk ukuran besar dan Rp2.000 untuk ukuran kecil, jajanan sederhana ini tetap diminati masyarakat dari berbagai kalangan, Minggu (7/9/2025).
Gerobak jagung rebus yang ramai diserbu pembeli ini ternyata dikelola oleh seorang perantau asal Jepara, Jawa Tengah, yang kini menetap di lingkungan Corekan, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri.
Ia mengoperasikan tiga gerobak sekaligus di lokasi berbeda, masing-masing di wilayah Kabupaten Kediri, Kecamatan Kota, dan Kecamatan Mojoroto.
Pemilik usaha yang akrab disapa Pak Di ini menuturkan kisahnya. Sejak tahun 1987 ia sudah berjualan jagung rebus di Jakarta, kemudian sempat merantau bekerja di Bali, namun usahanya tidak berhasil. Hingga akhirnya ia kembali menekuni usaha jagung rebus bersama istri dan anaknya di Kota Kediri.
Suasana khas terasa ketika uap panas mengepul dari kukusan besar berisi jagung-jagung segar. Aroma manis yang merebak membuat banyak orang tergoda untuk berhenti sejenak mencicipinya.
“Jagung rebus ini enak dinikmati malam-malam. Harganya murah, cocok buat teman ngobrol,” kata salah seorang pembeli.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





