Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Seorang remaja di Kabupaten Nganjuk terpaksa meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) setelah cincin yang dikenakannya sulit dilepas akibat jari mengalami pembengkakan, Selasa (16/12/2025).
Penanganan cepat dilakukan oleh personel Damkarmat Pos Bantu Lengkong. Dengan prosedur yang aman, petugas berhasil melepaskan cincin tanpa menimbulkan cedera pada korban.
Peristiwa tersebut dialami Muhammad Haikal Jaiharu (15), warga Dusun Jati, Desa Sawahan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Berdasarkan keterangan, cincin sudah tersangkut di jarinya sejak dua hari sebelum kejadian.
Baca juga : Dishub Kota Kediri Gandeng Gus Qowim Edukasi Pelajar soal Tertib Lalu Lintas dan Transportasi Umum
Haikal sempat berupaya melepaskan cincin secara mandiri. Namun, kondisi jari yang semakin membengkak justru membuat cincin semakin sulit dilepas dan berpotensi mengganggu sirkulasi darah.
Merasa khawatir dengan kondisi tersebut, Haikal akhirnya mendatangi Pos Bantu Damkar Lengkong untuk meminta pertolongan. Petugas yang sedang berjaga langsung melakukan penanganan menggunakan peralatan khusus.
“Kami menerima laporan langsung dari yang bersangkutan. Kondisi jarinya sudah bengkak dan cincin sangat sulit dilepas. Tim segera melakukan tindakan pelepasan dengan metode yang aman agar tidak melukai jari korban,” ujar Komandan Regu Pos Bantu Lengkong Damkarmat Kabupaten Nganjuk, Budianto.
Baca juga : Kantongi Izin Keamanan, Persik Kediri vs Persis Solo Dipastikan Digelar di Stadion Brawijaya
Proses evakuasi cincin berlangsung lancar. Setelah cincin berhasil dilepaskan, korban dapat kembali pulang dengan kondisi jari yang sudah tidak terjepit.
Budianto menambahkan, pelepasan cincin merupakan salah satu bentuk layanan penyelamatan non-kebakaran yang rutin ditangani Damkarmat, selain tugas utama dalam penanggulangan kebakaran.***
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin




