NGANJUK, LINGKARWILIS.COM β Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan kepada masyarakat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan membantu memenuhi kebutuhan pokok warga. Sebanyak 1.104 keluarga penerima manfaat di Desa Begadung, Kecamatan Nganjuk, menerima bantuan beras dan minyak goreng, Selasa (9/6/2026).
Dalam program tersebut, pemerintah menyalurkan 22.080 kilogram beras serta 4.516 liter minyak goreng kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pangan.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, meninjau langsung proses penyaluran bantuan sekaligus memastikan kualitas komoditas yang diterima masyarakat sesuai standar.
Baca juga :Β Gabungan Komunitas di Nganjuk Galang Dana untuk Bantu Pengobatan Balita Penderita Sindrom Nefrotik
“Pemerintah akan terus mengawal penyaluran Bantuan Pangan agar tepat sasaran. Dari hasil pemantauan hari ini, kualitas beras yang disalurkan dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi masyarakat,” ujar Marhaen.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam proses distribusi bantuan tersebut. Salah seorang penerima manfaat, Sumarni, warga RT 04 RW 01 Desa Begadung, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
“Alhamdulillah sangat membantu. Berasnya bagus dan kebutuhan dapur keluarga menjadi lebih ringan,” katanya.
Kegiatan penyaluran Bantuan Pangan di Desa Begadung turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Perum Bulog Kantor Cabang Kediri.
Berdasarkan data Perum Bulog, hingga Juni 2026 realisasi penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Nganjuk telah mencapai sekitar 30 persen dari total alokasi sebanyak 4.068.120 kilogram beras dan 813.624 liter minyak goreng yang diperuntukkan bagi 203.406 keluarga penerima manfaat.
Baca juga :Β Sebanyak 38 ASN Kota Kediri Terima SK Kenaikan Pangkat, Wali Kota : Harus Diiringi Peningkatan Kualitas Pelayanan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Yusuf Satrio Wibowo, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Bantuan Pangan masih menjadi salah satu program strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat dan mampu membantu menjaga stabilitas pangan di daerah.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, memastikan kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat tetap terjaga melalui sistem pengawasan yang ketat.
“Kami menerapkan Sistem Pengendalian Hama Gudang Terpadu (SPHGT) dengan standar operasional yang ketat, mulai dari pemantauan rutin hingga proses fumigasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kebersihan beras tetap terjaga hingga diterima masyarakat,” jelas Harisun.
Melalui pengawasan distribusi dan pengelolaan stok yang baik, program Bantuan Pangan diharapkan mampu menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin




