Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Tulungagung Petakan Titik Trouble Spot

Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Tulungagung Petakan Titik Trouble Spot
-Kondisi Jembatan Lembu Peteng yang mulai dipasangi pembatas jalan untuk mencegah terjadinya trouble spot atau antrian kendaraan pada momen arus mudik lebaran 2026 (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tulungagung diprediksi mengalami kepadatan lalu lintas atau trouble spot. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung mulai melakukan pemetaan titik-titik rawan kemacetan sekaligus menyiapkan langkah penanganannya.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Ahmad Zainudin, mengatakan potensi kepadatan lalu lintas biasanya mulai terjadi sekitar H-7 menjelang Lebaran. Berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, peningkatan volume kendaraan di wilayah Tulungagung cukup signifikan pada periode tersebut.

“Kami sudah melakukan pemetaan sejumlah titik trouble spot di wilayah Tulungagung yang diperkirakan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas saat mudik Lebaran,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

baca juga : OJK Kediri Sebut Kinerja Industri Jasa Keuangan Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi, Ini Penjelasannya

Dari hasil pemetaan sementara, terdapat enam titik rawan kepadatan di kawasan perkotaan Tulungagung. Lokasi tersebut antara lain Jalan W.R. Supratman, Jalan Kapten Kasihin, Jalan KHR Abdul Fattah, Jalan KH Agus Salim, Jalan Pangeran Antasari, serta Jalan Ahmad Yani Timur tepatnya di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Selain itu, titik yang dinilai paling berpotensi mengalami kepadatan parah berada di kawasan Jembatan Lembu Peteng yang berada di Jalan Ir Soekarno-Hatta. Lokasi tersebut menjadi simpul pertemuan lima jalur sehingga dilalui banyak kendaraan dari berbagai arah.

“Di Tulungagung sebenarnya jarang terjadi kemacetan total hingga kendaraan berhenti berjam-jam. Namun biasanya hanya terjadi antrean kendaraan di beberapa titik,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian mulai memasang pembatas jalan atau tolo-tolo di kawasan Jembatan Lembu Peteng. Dengan pengaturan tersebut, kendaraan dari jalur simpul tidak dapat menyeberang langsung dari sisi utara ke selatan maupun sebaliknya.

Baca juga : Antisipasi Peredaran Uang Palsu, Polres Kediri Pantau Jasa Penukaran Uang di Pare

Arus lalu lintas di kawasan tersebut difokuskan pada jalur barat dan timur yang merupakan jalur utama guna mengurangi potensi kepadatan.

Sementara itu, pada enam ruas jalan lain di kawasan perkotaan yang berpotensi terjadi penumpukan kendaraan, petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif. Hal ini dimungkinkan karena wilayah dalam kota Tulungagung memiliki sejumlah jalur alternatif yang dapat digunakan pengguna jalan.

Menurut Zainudin, kepadatan kendaraan saat arus mudik juga dipengaruhi oleh tingginya jumlah pemudik yang menjadikan Kabupaten Tulungagung sebagai tujuan perjalanan.

“Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu daerah tujuan pemudik, sehingga kami harus menyiapkan langkah antisipasi yang tepat untuk mengurai kepadatan kendaraan,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan arus kendaraan sebenarnya sudah mulai terlihat di wilayah perkotaan, terutama pada jam-jam menjelang berbuka puasa. Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat yang keluar rumah untuk mencari takjil.

Saat ini peningkatan volume kendaraan di beberapa ruas jalan perkotaan diperkirakan mencapai sekitar 25 persen. Sementara saat puncak arus mudik Lebaran nanti, peningkatan tersebut diprediksi bisa mencapai hingga 100 persen.

“Peningkatan arus kendaraan sebenarnya sudah mulai terlihat sekarang sekitar 25 persen. Saat mendekati Lebaran nanti diperkirakan bisa meningkat hingga dua kali lipat,” pungkasnya.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D