Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah melakukan proyeksi serta memantau tren konsumsi BBM selama Ramadan hingga periode arus mudik dan balik Lebaran. Dari hasil evaluasi tersebut, tercatat adanya peningkatan konsumsi, sebagaimana pola yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami pastikan saat ini stok BBM aman dan masyarakat tidak perlu khawatir. Nanti kami akan kirim pasokan BBM secara berkala untuk memenuhi permintaan masyarakat,” ujar Ahad, Selasa (3/3/2026).
Baca juga : Puncak Musim Hujan, Kabupaten Kediri Siaga Bencana
Ia menjelaskan, Pertamina akan memaksimalkan distribusi BBM di jalur-jalur strategis yang menjadi lintasan utama pemudik. Selain Tulungagung, suplai juga diperkuat untuk wilayah sekitar seperti Kediri, Blitar, dan Trenggalek guna memastikan ketersediaan tetap terjaga.
Secara rinci, suplai harian di empat wilayah tersebut meliputi 360 kiloliter Pertamax, 940 kiloliter Pertalite, dan 640 kiloliter Bio Solar. Distribusi dilakukan secara rutin setiap hari guna menjaga stabilitas stok di SPBU.
“Setiap hari kami gelontorkan BBM ke wilayah Tulungagung, Kediri, Blitar, dan Trenggalek untuk memastikan stok hariannya aman,” ungkapnya.
Ahad menambahkan, ketahanan stok BBM di wilayah tersebut rata-rata berada pada kisaran lima hingga 10 hari, dengan kondisi yang dinamis sesuai pergerakan distribusi dan konsumsi. Menjelang puncak arus mudik, pihaknya juga akan melakukan penambahan pasokan apabila terjadi lonjakan permintaan.
Meski tren konsumsi diperkirakan tidak jauh berbeda dibanding tahun lalu, Pertamina tetap mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan.
“Kami mengimbau agar masyarakat membeli BBM secara wajar dan sesuai kebutuhan. Kami berkomitmen memastikan pasokan BBM tetap aman selama periode mudik Lebaran,” pungkasnya.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin





