Blitar, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Blitar menghadirkan kabar menggembirakan bagi pelajar kelas XII SMA/sederajat. Tahun ini, Pemkot Blitar akan meluncurkan program bimbingan belajar (bimbel) gratis khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Wali Kota Blitar di bidang pendidikan. Bimbel gratis ini ditujukan untuk membantu siswa kelas akhir agar memiliki kesempatan lebih besar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Program bimbel gratis ini merupakan wujud kepedulian Pemkot Blitar terhadap pendidikan, khususnya bagi siswa SMA sederajat dari keluarga tidak mampu,” ujar Dindin.
Ia menjelaskan, salah satu latar belakang digulirkannya program ini adalah masih banyak siswa berprestasi yang harus mengubur impian kuliah karena keterbatasan ekonomi. Padahal, secara akademik maupun nonakademik, mereka memiliki potensi yang tidak kalah dengan siswa lainnya.
Baca juga : Truk Pengangkut Pasir Terperosok ke Selokan di Jalan A. Yani Kediri
“Melalui program ini, kami ingin membantu mewujudkan mimpi anak-anak kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Sekaligus mencetak generasi unggul di Kota Blitar,” jelasnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan operasional, termasuk menggandeng tenaga pengajar yang kompeten dan berpengalaman.
Penerima program bimbel gratis diprioritaskan bagi siswa dari keluarga prasejahtera, khususnya yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2. Program ini diperuntukkan bagi pelajar Kota Blitar yang berencana melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi.
“Prioritas utama adalah siswa dari keluarga tidak mampu yang memiliki keinginan kuat untuk kuliah,” tegas Dindin.
Baca juga : Prosesi Pedang Pora Warnai Sertijab Kapolres Blitar Kota
Berdasarkan data sementara, sekitar 300 siswa telah terdata sebagai calon peserta program. Untuk memaksimalkan pelaksanaan, Dinas Pendidikan Kota Blitar juga menggandeng Cabang Dinas Pendidikan serta Kementerian Agama Kota Blitar.
Meski bersifat gratis, peserta tetap harus melalui tahapan seleksi. Siswa yang dinyatakan lolos akan mendapatkan bimbingan intensif selama empat bulan penuh sebagai persiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
“Persiapan sudah kami mulai, termasuk pendataan peserta. Mengingat jadwal penerimaan mahasiswa baru biasanya dimulai pertengahan tahun,” pungkasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






