Daerah  

Kabupaten Kediri Siap Hadapi Musim Kemarau, Sudah Tidak Khawatir Kekurangan Air Bersih

Tidak Lagi Kekurangan Air Bersih, Kabupaten Kediri Siap Hadapi Musim Kemarau
Stefanus Joko Sukrisno Kepala BPBD Kabupaten Kediri (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memasuki musim kemarau panjang tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mulai memetakan wilayah-wilayah yang rawan kekurangan air bersih.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kekurangan air bersih bagi warga, seperti yang terjadi tahun lalu.

banner 400x130

Pada tahun lalu, wilayah Desa Ponggok Mojo dan SDN Tiron mengalami kekurangan air bersih karena debit air turun bahkan sumber air mengering.

Baca juga : Polres Kediri Kota Laksanakan Giat Penanaman Pohon dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78, Ini Infonya

Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sukrisno, menjelaskan pentingnya pemetaan ini untuk memastikan BPBD siap menyuplai kebutuhan air bersih jika terjadi kekurangan air. Ini untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga tetap tercukupi meskipun debit air sumur turun.

“Seperti tahun lalu, kami selama satu bulan menyuplai air bersih di Desa Ponggok Mojo dan SDN Tiron. Saat ini, kebutuhan air bersih di Desa Ponggok Mojo sudah tercukupi karena air dari sumber mata air di Desa Petungroto telah disalurkan melalui pipa ke tandon air ukuran besar di Desa Ponggok Mojo,” jelas Joko.

Joko menambahkan, pipa untuk saluran air tersebut merupakan bantuan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri. Hingga saat ini, kebutuhan air bersih tercukupi dan debit air sumur warga sudah naik normal.

Baca juga : Atlet Catur Kediri Siap Berlaga di PORWANAS XIV 2024, Ketua SIWO Kediri Optimis Rebut Medali Emas

Sedangkan untuk kebutuhan air bersih di SDN Tiron, sudah tercukupi karena telah dibuatkan sumur bor oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri.

“Walaupun air bersih sudah tercukupi, BPBD Kabupaten Kediri tetap berkoordinasi dengan PDAM untuk menyiapkan tangki mobil air berkapasitas 8000 liter sebagai suplai kebutuhan warga jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” imbuhnya.

Langkah-langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau panjang, guna memastikan bahwa kebutuhan air bersih warga tetap tercukupi.***

Reporter : Wijayanto
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *