Kejari Batu Usut Dugaan Kredit Fiktif KUR di BRI Unit Batu, 30 Orang Sudah Diperiksa

Kejari Batu Usut Dugaan Kredit Fiktif KUR di BRI Unit Batu, 30 Orang Sudah DiperiksaDugaan Kredit Fiktif KUR BRI di Kota Batu.(Arief)

Batu, LINGKARWILIS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu terus mendalami kasus dugaan kredit fiktif Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI unit Batu dan saat ini sekitar 30 orang dijadikan saksi dalam pemeriksaan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batu, M. Yanuar Ferdian, menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih dalam proses penyelidikan terkait dugaan kredit fiktif KUR di Bank BRI cabang Kota Batu.

“Dalam pendalaman pemeriksaan terhadap 30 saksi ini, kami menemukan dua modus operandi yang digunakan, yaitu modus topengan dan modus tempilan,” ungkapnya, Jumat, (24/05).

Baca juga : Bandara Dhoho Kediri Persiapkan Layanan Penerbangan Umroh, Langsung Tanpa Transit, Ini Infonya

Dalam modus topengan, pihak bank membuat subjek seolah-olah mengajukan KUR, padahal sebenarnya tidak ada yang melakukan pinjaman atau pinjaman tersebut fiktif.

Sehingga oknum dari pihak bank mengambil pencairan uang secara penuh. Sedangkan dalam modus tempilan, oknum dari bank mencari subjek yang membutuhkan pinjaman, namun pencairan yang dilakukan oleh oknum bank lebih besar dari jumlah pinjaman yang diajukan.

Sebagai contoh, jika seseorang mengajukan pinjaman KUR sebesar Rp 15-20 juta, oknum dari bank akan melakukan pencairan hingga Rp 50 juta. Dari selisih pencairan tersebut, oknum pihak bank kemudian memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi.

Baca juga : Calon Jemaah Haji Kediri Serbu Jasa Penukaran Uang Bank Jatim

Yanuar menjelaskan bahwa pihaknya terus memeriksa saksi-saksi, dan terkait dengan nilai kerugian negara akibat KUR fiktif, mereka masih menunggu hasil perhitungan dari ahli perbankan berdasarkan barang bukti yang ada.***

Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin

Leave a Reply