Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 RI, Pemerintah Kabupaten Kediri menghadirkan pertunjukan ketoprak yang bisa disaksikan gratis setiap malam Minggu selama bulan Agustus. Pementasan digelar di Lapangan Desa Datengan, Kecamatan Grogol, dengan menampilkan para seniman lokal yang tergabung dalam kelompok ketoprak tobong Mitra Airlangga.
Pertunjukan dimulai pada Sabtu (9/8) dan berlanjut pada Sabtu (16/8), (23/8), hingga (30/8). Cerita yang diangkat berfokus pada legenda-legenda Kediri, sehingga sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai sejarah daerahnya.
Ketua Panitia Gempita Kemerdekaan HUT ke-80 RI Kabupaten Kediri 2025, Erfin Fatoni, menjelaskan bahwa tampilnya para seniman ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang Agustus hingga pertengahan September 2025. Menurutnya, agenda padat tersebut bertujuan menghibur masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa cinta budaya.
Baca juga : Kirab Budaya Desa Kanyoran, Kabupaten Kediri, Gema Nasionalisme di Lereng Gunung Wilis
“Selain ketoprak, ada pertunjukan wayang krucil pada Selasa (26/8) di Taman Moestopo Ngadiluwih dan Rabu (27/8) di Kantor Kecamatan Kepung. Kami juga menggelar lomba paduan suara, public speaking, cipta kreasi teknologi, hingga cipta kreasi seni,” jelas Erfin.
Berbagai agenda lain juga disiapkan, di antaranya Pameran UMKM dan pesta rakyat di area SLG pada Jumat (30/8) hingga Minggu (31/8), Kediri Koi Show pada Jumat-Sabtu (29-30/8), serta Parade Cikar pada Sabtu (30/8) dengan start di Totok Kerot dan finis di SLG.
Puncaknya, Minggu (31/8), akan digelar Merdeka Run di RTH SLG. Sementara itu, lomba modul pembelajaran pembangunan kependudukan dilaksanakan hingga September.
“Rangkaian Gempita HUT ke-80 RI ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga edukasi agar masyarakat semakin mencintai produk lokal,” tambahnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





