Gus Fahmi, sapaan akrabnya menegaskan bahwa siapapun yang terpilih dalam pemilu merupakan pilihan dari rakyat Indonesia.
“Tetaplah menjaga kerukunan meskipun sebelumnya ada perbedaan pilihan,” imbaunya.
Gus Fahmi juga mengajak seluruh warga NU dan masyarakat Jombang secara umum untuk menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif setelah pencoblosan.
“Kita harus dewasa menghadapi perbedaan, termasuk perbedaan pilihan politik,” tambahnya.
Gus Fahmi menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah masyarakat. “Warga NU telah cerdas, sehingga meskipun ada perbedaan pilihan, kita akan tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan,” tegasnya.
Baca juga : Dispertabun Kabupaten Kediri Petakan Wilayah Persawahan yang Rawan Bencana, Ini Tujuannya
Selain itu, Gus Fahmi juga berharap bahwa hasil dari pemilu nanti, siapapun yang ditetapkan sebagai presiden oleh lembaga yang berwenang, haruslah diterima oleh semua pihak. Para pendukung dari setiap calon juga diingatkan untuk menerima hasil dengan lapang dada. “Yang menang tidak boleh sombong atau angkuh, dan yang kalah juga tidak boleh merasa marah,” pungkasnya.***






