Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memasuki momentum Lebaran, permintaan kripik pisang merek Kondang produksi Diah Ayu terus mengalami peningkatan. Usaha rumahan yang telah dirintis selama satu dekade ini kini semakin dikenal luas berkat konsistensi menjaga kualitas produk.
Ayu mengawali usahanya sekitar 10 tahun lalu dengan skala produksi kecil, dibantu anggota keluarga. Seiring bertambahnya pesanan, terutama menjelang hari raya, ia kini telah mempekerjakan tiga karyawan untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Dalam sehari, permintaan kripik pisang meningkat signifikan, baik melalui pesanan daring maupun pembelian langsung ke rumah produksi. Nama “Kondang” yang disematkan pada merek produknya pun diharapkan benar-benar membawa keberkahan dan dikenal luas masyarakat.
Baca juga : Satgas TMMD ke-127 Ibadah Bersama Jemaat GPdI, Perkuat Kebersamaan dan Toleransi di Kediri
Kripik pisang Kondang saat ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, tetapi juga telah menembus sejumlah daerah lain di Jawa Timur seperti Surabaya dan Sidoarjo. Produk tersebut tersedia di berbagai toko dan swalayan.
Untuk bahan baku, Ayu menggunakan pisang kepok pilihan yang dipesan khusus. Dalam sehari, produksi membutuhkan sekitar empat tandan pisang kepok. Kripik dikemas dalam kemasan khusus seberat 350 gram dengan harga Rp25.000 per bungkus.
Selain kripik pisang, Ayu juga memproduksi aneka jajanan dan kue kering Lebaran lainnya dengan harga yang terjangkau. Produk-produk tersebut dipasarkan melalui toko dan swalayan di Kediri maupun kota lain di Jawa Timur.
Baca juga : Meski Hanya Nasi Kotak, Antrean Mengular di Aksi Berbagi dari Paguyuban Jaranan Kediri Jayati
Ayu menegaskan, kualitas menjadi prioritas utama dalam menjaga kepercayaan konsumen. Ia juga memastikan seluruh produk telah mengantongi perizinan lengkap sehingga aman dan layak dikonsumsi sebagai sajian Lebaran.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





