Lepas Keberangkatan Jamaah Haji, Mas Dhito Titip Pesan dan Doa untuk Kediri

Lepas Keberangkatan Jamaah Haji, Mas Dhito Titip Pesan dan Doa untuk Kediri
Mas Dhito Lepas Keberangkatan Jamaah Haji (Protokol dan komunikasi pimpinan Kabupaten Kediri)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat. Usai menunaikan salat Jumat pada Jumat (2/5/2025), Mas Dhito langsung menyambangi para calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri yang bersiap berangkat dari halaman Kantor Pemkab Kediri.

Tanpa ragu, bupati muda itu menaiki bus jamaah satu per satu untuk menyampaikan pesan langsung. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji dan berkoordinasi aktif dengan petugas haji yang mendampingi.

“Jaga kesehatan dan komunikasi dengan petugas. Mohon doanya untuk Kediri agar selalu dalam kondisi aman, tenteram, dan sejahtera,” ucap Mas Dhito penuh harap.

Baca juga : Hardiknas Jadi Momen Spesial, Siswa SMA Boarding School Diundang Menginap di Rumah Dinas Bupati Kediri

Pada gelombang pertama ini, sebanyak 752 calon jamaah haji diberangkatkan. Mereka tergabung dalam kloter 5 dan 6, masing-masing berisi 376 orang. Mas Dhito juga menginformasikan, kloter selanjutnya dijadwalkan berangkat pada 14 Mei mendatang.

Ia turut menyampaikan keyakinannya bahwa para jamaah telah dibekali pengetahuan dan pelatihan yang cukup sebelum keberangkatan. Dengan begitu, ia berharap para jamaah bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

“Kita semua mendoakan agar jamaah pergi dan pulang dalam kondisi sehat, tanpa hambatan apapun,” tambahnya.

Baca juga : Polsek Kota Kediri Bersama Rumah Budaya Gelar Terapi Gratis, Jaga Kesehatan Lewat Sentuhan Tradisi

Kehadiran langsung sang bupati di tengah para jamaah membawa kebahagiaan tersendiri. Para calon haji merasa dihargai dan disambut hangat. Salah satu jamaah, Peni dari Dusun Dlopo, Karangrejo, Ngasem, bahkan tak bisa menyembunyikan rasa senangnya.

“Alhamdulillah, seneng banget. Terima kasih sudah diberi sambel tumpang dan sambel pecel,” katanya sumringah.

Pemberian sambel pecel dan sambel tumpang memang menjadi tradisi tahunan yang digagas Pemkab Kediri sebagai bentuk perhatian. Selain menjadi bekal praktis, sajian khas itu juga diharapkan dapat mengobati rasa rindu jamaah terhadap cita rasa kampung halaman selama berada di tanah suci.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *