LINGKARWILIS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tulungagung beberapa hari terakhir menyebabkan longsor pada tebing di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo. Akibatnya, akses jalan menuju wisata Ranu Gumbolo tertutup material longsoran, mengakibatkan sejumlah peserta camping terjebak di lokasi.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, menjelaskan bahwa longsor terjadi pada satu-satunya akses jalan menuju lokasi wisata Ranu Gumbolo. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari hingga malam memicu longsornya tebing dekat Waduk Wonorejo.
“Kemarin mulai siang hingga malam terjadi hujan deras di Tulungagung, hingga pada malam hari terjadi longsor dan menutup akses jalan menuju lokasi wisata Ranu Gumbolo di Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo,” kata Ipda Nanang Murdiyanto, Rabu (29/1/2025).
Material longsor yang menutupi jalan memiliki ketebalan yang cukup signifikan, dengan panjang 20 meter, lebar 5 meter dan ketinggian mencapai 30 meter. Akibatnya, 10 wisatawan yang tengah camping di area wisata Ranu Gumbolo terjebak dan tidak dapat keluar dari lokasi.
Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Blitar Tembus 3,2 Juta Orang, Wisata Alam Jadi Primadona
Warga setempat yang mengetahui kejadian ini segera melaporkan ke Polsek Pagerwojo dan BPBD Tulungagung untuk melakukan evakuasi. Petugas, bersama dengan warga setempat, segera bergerak untuk menyelamatkan wisatawan tersebut.
Setelah melakukan evakuasi dengan memutari jalan desa yang aman, semua wisatawan berhasil diselamatkan tanpa ada korban luka atau jiwa.
Usai evakuasi, BPBD Tulungagung, relawan, dan Pemdes Mulyosari terus berupaya membuka akses jalan yang tertutup longsor. Namun, karena hujan masih berlangsung, proses pembersihan material longsor dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.





