LINGKARWILIS.COM – Masalah dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di jenjang SMA/SMK Kabupaten Tulungagung memicu ketidakpuasan di kalangan anggota DPRD Tulungagung.
DPRD menginginkan klarifikasi terkait proses PPDB yang penuh masalah, namun Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung – Trenggalek tidak menghadiri pertemuan yang diadakan.
Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyatakan kekecewaannya terhadap ketidakhadiran Sindhu Widyabadra, Kacabdisdik Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung – Trenggalek, yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Padahal, rapat tersebut bertujuan untuk membahas isu-isu terkait PPDB dan dihadiri hanya oleh Ketua MKKS Tulungagung.
DPRD Tulungagung mengadakan hearing yang melibatkan Cabdisdik, MKKS Tulungagung, dan DPRD Tulungagung untuk mendapatkan penjelasan mengenai pelaksanaan PPDB. Namun, Kacabdisdik tidak hadir sama sekali dari awal hingga akhir rapat tanpa memberikan alasan.
Ahmad Baharudin menegaskan rasa kecewa atas sikap Kacabdisdik yang dianggap mengabaikan undangan DPRD. Dia menyebut ketidakhadiran tersebut menunjukkan kurangnya kepedulian dalam menyelesaikan masalah pendidikan di Tulungagung.
Satu Jamaah Haji Asal Tulungagung Telat Pulang ke Indonesia, Kemenag Katakan Hal Ini!
Menurut Baharudin, laporan yang diterima mencakup dugaan kecurangan dalam PPDB SMA/SMK di Tulungagung. DPRD merasa penting untuk mendapatkan keterangan dari Cabdisdik dan MKKS untuk memahami situasi di lapangan.
Meskipun Ketua MKKS Tulungagung hadir, penjelasan yang diberikan belum memadai. Oleh karena itu, DPRD berencana menjadwalkan ulang pertemuan dengan Kacabdisdik untuk memastikan semua pihak yang berwenang dapat hadir dan mencari solusi.
Ketua MKKS Tulungagung, Agus Sugiarto, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Kacabdisdik disebabkan oleh kegiatan pemetaan PPPK baru di Batu.
Dia juga menyampaikan bahwa Kacabdisdik memberikan amanat kepadanya untuk menyampaikan proses PPDB di Tulungagung. Agus Sugiarto berjanji akan berupaya memperbaiki masalah terkait dugaan pelanggaran dalam PPDB dan memastikan pelaksanaan PPDB di masa mendatang dapat berjalan dengan lebih baik.
“Semuanya akan kita perbaiki, mungkin masih ada juga sistem yang belum dapat mengakomodasi semua. Jadi setiap tahun kita evaluasi,” kata Agus Sugiarto.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





