Memasuki Musim Hujan, BPBD Kabupaten Kediri Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Memasuki Musim Hujan, BPBD Kabupaten Kediri Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Ariyanto Kepala BPBD Kabupaten Kediri (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri meningkatkan kesiapsiagaan dengan memantau dan melakukan asesmen di sejumlah wilayah rawan bencana.

Pemantauan tersebut difokuskan pada daerah yang berpotensi mengalami tanah longsor, banjir, angin puting beliung, hingga pohon tumbang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem sekaligus mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa.

Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan asesmen dan pemantauan diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini wilayah yang memiliki potensi bencana. Dengan begitu, langkah antisipasi dapat disiapkan sesuai tingkat kerawanan di masing-masing daerah.

“Beberapa wilayah rawan bencana tanah longsor dan banjir di barat sungai ada di pedesaan di kaki bukit Gunung Wilis di Mojo, Seman, Banyakan, Grogol dan Tarokan. Sedangkan kawasan rawan bencana di wilayah timur ada di kaki bukit Gunung Kelud di wilayah Kepung, Kandangan, Puncu, Ngancar dan Plosoklaten,” katanya.

Baca juga : Kemarau Meluas, BPBD Kabupaten Kediri Suplai Air Bersih untuk 261 Warga di Kepung

Selain banjir dan longsor, BPBD Kabupaten Kediri juga mewaspadai potensi pohon tumbang serta angin puting beliung. Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian meliputi Kecamatan Kunjang, Purwoasri, Plemahan, Papar, dan Plosoklaten.

Untuk mengurangi risiko pohon tumbang, BPBD mengintensifkan patroli pohon guna mengidentifikasi pohon yang berpotensi membahayakan. Penanganan dilakukan melalui pemangkasan ranting hingga penebangan pohon tua yang dinilai berisiko tumbang.

Upaya tersebut terutama menyasar pohon di sekitar jalan agar tidak roboh dan menimpa pengguna jalan yang melintas ketika hujan deras atau angin kencang terjadi.

Ariyanto mengimbau masyarakat Kabupaten Kediri agar meningkatkan kewaspadaan selama masa peralihan musim. Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan.

Baca juga : Kapolres Kediri Kota Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terprovokasi Informasi Negatif di Medsos

“Kami berharap warga Kabupaten Kediri untuk tetap waspada saat musim transisi dari musim kemarau ke musim penghujan ini. Bagi warga yang bermukim di wilayah rawan bencana diharapkan waspada dan cepat melapor jika kondisi darurat,” imbuhnya.

BPBD Kabupaten Kediri berharap kesiapsiagaan petugas yang didukung partisipasi masyarakat dapat membantu meminimalkan risiko bencana serta menjaga keselamatan warga selama musim hujan.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *