Daerah  

Menyerah, Pelatih Persedikab Mengundurkan Diri Karena Gagal Naik Kasta Liga 2

Menyerah, Pelatih Persedikab Mengundurkan Diri Karena Gagal Naik Kasta Liga 2
Pelatih Kepala Persedikab Kediri Muslim Habibi (rizky)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pelatih Kepala Persedikab Kediri, Muslim Habibi, resmi mengundurkan diri setelah gagal membawa timnya lolos ke babak 16 besar dan naik kasta ke Liga 2.

Pengumuman ini disampaikan oleh Habibi usai pertandingan melawan NZR Sumbersari FC di Stadion Gajayana Kota Malang, Kamis (16/5/2024). Dalam pernyataannya, Habibi menegaskan bahwa kegagalan tim merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih.

banner 400x130

Muslim Habibi, yang sebelumnya berhasil membawa cabor sepak bola Kabupaten Kediri menjadi runner-up di Porprov Jatim 2023, memutuskan mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan mencapai target manajemen untuk naik ke Liga 2.

Baca juga : 3 Info Lowongan Kerja Kediri dan Sekitarnya Mei 2024, Ini Kualifikasi Lengkapnya! 

Dia menyebut bahwa momen kegagalan ini mengingatkan pada tahun 2021 ketika dirinya masih menjabat sebagai asisten pelatih, meski tim menunjukkan peningkatan sejak tahun 2018.

Habibi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada manajemen dan Bupati Kediri yang telah mempercayainya sebagai pelatih kepala di usia muda, yaitu 29 tahun.

“Saya undur diri, semoga kedepannya bisa lebih baik” tuturnya kemarin.

Pengalaman ini, menurutnya, sangat berarti bagi perkembangan dirinya dan tim Persedikab Kediri. Namun, ia juga menyadari adanya kekurangan dalam penyelesaian akhir (finishing) pada tiga pertandingan terakhir, terutama saat melawan Persekabpas, Tri Brata Raflesia, dan NZR Sumbersari, di mana timnya gagal memaksimalkan banyak peluang yang tercipta.

Secara mental, tim yang banyak dihuni pemain muda mengalami naik turun psikis. Tim dibentuk dengan dana minim dan terdiri dari 17 pemain kelahiran 2003-2004 serta empat pemain yang masuk pra PON Jatim bersama Coach Fachri Husain.

Pada pertandingan terakhir, Persedikab mampu menahan imbang NZR Sumbersari dengan skor 1-1. Meskipun berhasil meraih satu poin, tim yang dijuluki Bledug Kelud ini gagal lolos ke babak 16 besar karena hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan hasil imbang.

Sementara itu, Persekabpas Pasuruan berhasil mengalahkan Tri Brata Raflesia dengan skor 3-0, memuncaki klasemen dengan lima poin. NZR Sumbersari sebagai runner-up juga mengoleksi tiga poin namun unggul dalam jumlah agregat gol.

Kegagalan ini menjadi catatan penting bagi Persedikab Kediri, dan pengunduran diri Muslim Habibi diharapkan dapat membuka jalan bagi perubahan dan perbaikan tim ke depannya.***

Reporter : Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *