LINGKARWILIS.COM – Seoang anak usia 6 tahun meninggal dunia akibat tangannya tersangkut di lubang pembuangan kolam renang.
Penyelamatan itu berlangsung dengan tragis yang juga terekam dalam sebuah video hingga viral dan menjadi pembahasan warganet X.
Video yang dibagikan akun @Heraloebss di X memperlihatkan sejumlah orang berusaha menyelamatkan anak tersebut dari lubang pembuangan kolam renang, ada yang berusaha menjaga sirkulasi darah dengan memijat kakinya dan ada pula yang bertugas menyedot air.Β
Tetapi dari semua usaha yang telah dilakukan, nyawa sang anak tidak bisa terselamatkan. Diketahui kejadian terjadi di kolam renang ANB Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada hari Minggu. 23 Februari 2025 sekitar pukul 10.45 WIB.
Tiga Kasus Malaria di Blitar dalam Dua Bulan, Pasien Punya Riwayat Tinggal di Daerah Endemik
Kronologi korban tersangkut drainase kolam renang
Kejadian ini bermula ketika bocah 6 tahun itu, main perosotan ke dalam air sedalam satu meter. Setelah bermain perosotan ia tak kunjung muncul ke permukaan, Keluarganya mulai panik ketika menyadari sang anak tiba-tiba menghilang.
Pencarian segera dilakukan keluarga, hingga akhirnya ditemukan tangan anaknya tersangkut di saluran pembuangan air kolam.
Diduga, kuatnya arus air membuatnya terjebak dan tak mampu melepaskan diri. Beberapa pengunjung berusaha menolong, tetapi usaha mereka tak membuahkan hasil.
Setelah lebih dari satu jam berlalu tanpa kemajuan, keluarga barulah meminta bantuan petugas keamanan. Satpam kolam renang segera menghubungi UPT Damkar Pameungpeuk.
Kasus Pembunuhan Gadis SMA di Jombang, WCC Sebut Masuk Kategori Femisida
Tak lama, tim penyelamat tiba dan langsung berupaya mengevakuasi sang anak. Mereka menguras air kolam untuk mengurangi tekanan, memposisikan korban agar lebih mudah ditarik keluar, serta menggunakan pelumas untuk melepaskan tangannya dari saluran pembuangan.
Setelah perjuangan panjang, sang anak akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam air. Namun, kondisinya sudah sangat kritis.
Kemudian sang anak segera dilarikan ke rumah sakit. Tetapi, upaya penyelamatan tak lagi membuahkan hasil. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa nyawa bocah malang itu tak dapat diselamatkan.
Editor: Shadinta Auliua Sanjaya


