Kediri, LINGKARWILIS.COM – Mengolah keindahan alam, bunga, dan aktivitas sosial manusia menjadi karya seni, Munalaely Hidayanah (21), pelukis berbakat asal Desa Sumberjo, Kandat, semakin eksis di dunia seni lukis Jawa Timur.
Sejak 2018, Laely aktif mengikuti pameran di Kediri Raya dan sekitarnya, dengan karya-karyanya yang beraliran realis naturalis.
“Saya bergabung dengan Sanggar Seni Kampung Lukis milik Pak Ruslan di Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo. Inspirasi saya berasal dari keindahan alam, bunga, dan kehidupan sosial masyarakat. Wajar jika karya saya cenderung feminin, karena ini adalah karya seorang perempuan,” ungkap Laely.
Baca juga : Pilkada Usai, Masyarakat Harus Bersatu Membangun Kota Kediri, Gus Qowim : Tidak ada Lagi 01 dan 02
Nama pendek “Lely,” yang kerap dipajang dalam setiap karyanya, menjadi identitas yang membuatnya dikenal luas. Ciri khas lainnya adalah penampilannya yang kerap menyerupai noni-noni Belanda saat berpameran, yang semakin memperkuat daya tariknya di dunia seni.
Lukisan-lukisannya, yang dihargai rata-rata di atas satu juta rupiah, kini diminati oleh banyak pecinta seni.
“Dengan konsisten berkarya dan berpameran, karya saya mulai dikenal. Penampilan khas saat pameran juga membantu orang mengenali saya dengan mudah. Fokus saya sekarang adalah terus berkarya dan berkembang di dunia seni,” tambahnya.
Baca juga : Dispendukcapil Kota Kediri Dorong Percepatan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)
Laely juga mengapresiasi dukungan Mas Bup Dito, Bupati Kediri, yang memberikan ruang bagi para pelukis muda di Kabupaten Kediri untuk memamerkan karya mereka.
“Mas Bup Dito berharap saya terus konsisten berkarya demi kemajuan seni budaya di Kabupaten Kediri,” ujar Laely penuh syukur.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





