NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Raut bahagia terlihat jelas di wajah Suyatmi (62) saat menerima bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Sambi Kenceng, Desa Katerban, Kecamatan Baron. Program tersebut menjadi salah satu wujud kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Nganjuk di momentum bulan Ramadan.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga, salah satunya melalui program bedah rumah. Ia menekankan, pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak agar manfaatnya semakin luas.
“Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui bedah rumah. Kami berkolaborasi dengan BAZNAS, dukungan CSR, serta berbagai elemen lain. Selama masih ada rumah tidak layak huni, itu menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Marhaen, Senin (2/3/2026).
Baca juga: Pondok Ramadan SDN Banjaran 1 Kota Kediri, Tanamkan Nilai Keimanan Sejak Dini
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Nganjuk, Kepala Dinas Perkim, Camat Baron, Kepala Desa Katerban beserta perangkat desa, serta perwakilan BAZNAS Nganjuk. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memberikan perhatian kepada warga kurang mampu.
Menurut Marhaen, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah mengakar di masyarakat Jawa Timur.
“Momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk mempertebal kepedulian sosial dan semangat saling membantu,” tambahnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi penerima manfaat. Marhaen menilai, peningkatan kesejahteraan masyarakat harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk tempat tinggal yang layak huni.
Baca juga : Pemkot Kediri Lakukan Pengawasan dan Tera Ulang SPBU, Pastikan Takaran dan Mutu BBM Sesuai Standar
Dalam program ini, bantuan senilai Rp15 juta difokuskan pada perbaikan bagian rumah yang paling mendesak, mulai dari penguatan struktur hingga peningkatan aspek kesehatan dan kenyamanan hunian.
Ketua BAZNAS Nganjuk, Zainal Arifin, menyatakan bahwa program RTLH merupakan bagian dari strategi pembangunan kesejahteraan yang terintegrasi di Kabupaten Nganjuk. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, perangkat wilayah, serta dukungan dunia usaha akan terus diperkuat agar semakin banyak warga, khususnya lansia dan kelompok rentan, yang merasakan manfaatnya.
Dengan pendekatan kolaboratif dan pendampingan berkelanjutan, Pemkab Nganjuk optimistis program Rehab RTLH tidak hanya berjalan di Desa Katerban, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk sebagai fondasi mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





