LINGKARWILIS.COM – Ramadan membawa berkah tersendiri bagi para petani melon hidroponik di Jombang. Salah satunya adalah Zulfia, warga Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, yang membudidayakan melon dengan sistem greenhouse.
Selain menjadi pilihan takjil yang banyak diminati, kebun milik Zulfia juga menjadi tempat favorit warga untuk ngabuburit. Pengunjung bisa merasakan langsung pengalaman memetik melon hidroponik dari pohonnya, menjadikan aktivitas ini lebih dari sekadar berbelanja buah.
Di dalam greenhouse miliknya, sekitar 950 pohon melon hidroponik tumbuh subur dalam kondisi lingkungan yang terkontrol. Saat musim panen tiba, tanaman-tanaman ini menghasilkan buah berwarna kuning keemasan yang menggantung di antara dedaunan, menciptakan pemandangan yang menarik.
Menariknya, pengunjung yang datang tidak hanya sekadar membeli, tetapi juga menikmati sensasi memilih dan memanen sendiri melon yang diinginkan.
Jelang Ramadan! Harga Kembang Mawar di Jombang Melonjak Lima Kali Lipat
βKami mulai budidaya melon hidroponik ini sejak awal tahun 2024. Alhamdulillah, saat bulan puasa permintaan meningkat. Banyak orang datang ke sini bukan hanya untuk membeli, tapi juga untuk mencoba memetik sendiri,β ujar Zulfia, Minggu (2/3).
Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momen spesial karena permintaan melon sebagai takjil berbuka meningkat signifikan. Pembeli yang datang pun tidak hanya berasal dari Jombang, tetapi juga dari kota-kota lain seperti Mojokerto, Kediri, hingga Surabaya.
Untuk menjaga kualitas tanamannya, Zulfia rutin mengecek kadar air serta memangkas daun kering agar pertumbuhan tetap optimal. Melon hidroponik ini dapat dipanen dalam waktu sekitar dua bulan sejak masa tanam, dengan harga jual Rp30.000 per kilogram.
Ide Resep Menu Sahur Simple dan Bergizi, Dijamin Lahap Makan dan Kenyang Seharian!
Salah satu pengunjung, Indri Nur Aini, mengungkapkan kegembiraannya bisa langsung memilih dan memetik melon di kebun. βSeru banget, bisa pilih sendiri, petik sendiri, dan tahu langsung kualitas buahnya. Rasanya juga lebih segar dibanding beli di pasar,β katanya.
Dengan konsep unik serta kualitas buah yang terjaga, kebun melon hidroponik ini menjadi destinasi ngabuburit yang menarik. Menunggu waktu berbuka pun terasa lebih menyenangkan dengan pengalaman memetik takjil segar langsung dari sumbernya. (st/ag)
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





