Kediri, LINGKARWILIS.COM – Menjelang musim keberangkatan haji, sejumlah pelaku usaha perlengkapan ibadah haji mencatatkan lonjakan omzet penjualan yang signifikan. Permintaan yang meningkat hingga 50 persen menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang, terutama mereka yang rutin mengikuti kegiatan pelepasan jamaah haji di berbagai daerah.
Hj. Rukhoiyah (50), pemilik toko perlengkapan haji asal Jombang, mengungkapkan bahwa hampir seluruh jamaah membutuhkan berbagai perlengkapan tambahan guna mendukung kelancaran dan kenyamanan selama menjalani ibadah.
Mulai dari rukuh seharga Rp150.000 hingga Rp200.000, sarung tangan Rp15.000 – Rp20.000, topi lebar Rp40.000 – Rp50.000, hingga dalaman dan kaus kaki yang dibanderol Rp20.000 – Rp30.000. Selain itu, teko berbagai ukuran yang umum digunakan di tanah suci juga banyak diminati, dengan harga berkisar Rp150.000 hingga Rp200.000.
Baca juga : Pemkab Kediri Gratiskan Transportasi PP ke Asrama Haji Surabaya untuk Jamaah Haji 2025
“Saya rutin berjualan saat pelepasan jamaah haji, termasuk hari ini di Kabupaten Kediri. Momen ini selalu jadi peluang usaha yang menjanjikan,” ungkap Hj. Rukhoiyah, Jumat (25/4/2025).
Ia menambahkan, setiap musim haji dirinya berkeliling ke berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur. Strategi itu terbukti efektif karena barang dagangannya kerap ludes terjual. Bahkan, stok barang pun ditambah tiap tahunnya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
“Di toko saya yang di Jombang juga kondisinya sama. Semua jenis perlengkapan haji selalu diminati dan penjualannya tinggi,” tambahnya.
Fenomena peningkatan penjualan ini mencerminkan antusiasme serta persiapan jamaah dalam menyempurnakan ibadah haji, sekaligus menjadi berkah ekonomi bagi para pelaku usaha musiman.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





