Operasi Gabungan Ramadan, Penjual Miras Gunakan Modus Tas Ransel, Puluhan Botol Diamankan

Operasi Gabungan Ramadan, Penjual Miras Gunakan Modus Tas Ransel, Puluhan Botol Diamankan
Operasi gabungan penertiban tempat hiburan dan peredaran minuman keras (miras) selama Ramadan di Kota Kediri (ely)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Operasi gabungan penertiban tempat hiburan dan peredaran minuman keras (miras) selama bulan Ramadan di Kota Kediri mengungkap berbagai cara yang digunakan pelaku usaha untuk menghindari pengawasan petugas.

Kegiatan ini dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta Polisi Militer.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan praktik penjualan miras secara terselubung di kawasan sekitar GOR Kota Kediri. Miras tidak dijual secara langsung di dalam tempat karaoke, melainkan melalui perantara di luar lokasi yang menggunakan sepeda motor.

Botol-botol minuman keras disimpan di dalam tas ransel dan kemudian diserahkan kepada pembeli sebelum dikonsumsi di dalam ruang karaoke.

“Modus seperti ini terungkap saat petugas melakukan patroli dan pengawasan secara intensif di area hiburan malam,” ujar Paulus, Kamis (5/3).

Baca juga : Antusias Warga Ikuti Sahur Bersama Polres Kediri Selama Ramadan

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras dari berbagai merek. Barang bukti tersebut langsung diamankan, sementara pihak yang terlibat didata untuk proses penanganan lebih lanjut.

Selain melakukan penyitaan, petugas juga memberikan peringatan keras kepada pemilik maupun pengelola tempat hiburan agar tidak memperbolehkan konsumsi miras di lokasi usaha mereka, baik yang dijual di tempat maupun yang dibawa dari luar.

Operasi tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Sejumlah tempat karaoke dan kafe di Kota Kediri turut menjadi sasaran pemeriksaan. Dalam beberapa titik, petugas kembali menemukan minuman keras yang kemudian disita sebagai barang bukti.

Paulus menegaskan, penertiban dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu. Seluruh tempat hiburan yang beroperasi di Kota Kediri akan tetap diawasi selama Ramadan.

“Tidak ada tebang pilih. Siapapun yang melanggar aturan pasti akan kami tindak. Isu bahwa ada tempat tertentu yang dibiarkan itu tidak benar. Semua kami datangi dan periksa,” tegasnya di sela kegiatan.

Baca juga : Evaluasi Persik Kediri Jelang Hadapi PSBS Biak, Marcos Reina Torres Soroti Mentalitas Tim

Meski jumlah tempat hiburan di Kota Kediri tidak terlalu banyak, pengawasan dipastikan tetap dilakukan secara ketat sepanjang bulan Ramadan. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum sekaligus menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Operasi gabungan tersebut juga menunjukkan sinergi antara Satpol PP, TNI, Polri, dan Polisi Militer dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Kediri.

“Terima kasih kepada rekan-rekan TNI, Polri, dan PM yang telah mendukung kegiatan ini. Alhamdulillah operasi malam ini berjalan dengan lancar,” pungkasnya.***

Reporter : Agus Ely Burhan

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *