Daerah  

Optimis Usung Kader Sendiri, Partai Gerindra Tulungagung Tidak Buka Penjaringan Cabup-Cawabup

Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin saat berbicara mengenai alasan tidak membuka pendaftaran Bacabup (isal
Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin saat berbicara mengenai alasan tidak membuka pendaftaran Bacabup (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Menjelang perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Tulungagung, Partai Gerindra mengambil langkah strategis dalam menentukan bakal calon bupati (Bacabup).

Partai Gerindra di Tulungagung, yang dipimpin oleh Ketua DPC Gerindra Aad Baharudin, memutuskan untuk mengusung kadernya sendiri sebagai Bacabup, sesuai dengan instruksi dari DPP Gerindra.

banner 400x130

Ahmad Baharudin menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak membuka pendaftaran Bacabup seperti partai politik lainnya merupakan arahan langsung dari DPP Gerindra.

Baca juga : Bupati Kediri, Mas Dhito, Membangun Rumah Janda yang Hidup Sebatangkara

DPP Gerindra menginginkan agar setiap DPC (Dewan Pimpinan Cabang) di berbagai daerah mengusung kader internal partai untuk menjadi kepala daerah.

Instruksi ini didasarkan pada keyakinan bahwa Partai Gerindra yang telah berdiri selama 16 tahun memiliki cukup banyak kader yang potensial dan siap untuk memimpin di berbagai daerah.

Baharudin menyatakan bahwa meskipun belum membuka pendaftaran Bacabup secara resmi, partainya tetap melakukan seleksi internal untuk mencari kader yang potensial.

Baca juga : Pemkot Kediri Adakan Forum Komunikasi Publik Sosialisasi BLT bagi Buruh Pabrik Rokok

Dalam hal ini, DPC Gerindra diinstruksikan untuk melakukan rekrutmen kader jika belum memiliki kandidat yang siap. Proses rekrutmen ini disebut sebagai “Naturalisasi,” di mana kader potensial direkrut dan diberikan pembinaan sebelum diusung sebagai Bacabup.

Untuk kondisi di Tulungagung, Baharudin sendiri menyatakan siap maju sebagai Bacabup dalam Pilkada 2024. Ia optimis bahwa rekomendasi dari Partai Gerindra pusat akan diberikan kepadanya.
Saat ini, DPC Gerindra Tulungagung juga sedang fokus membangun koalisi dengan partai politik lain untuk merumuskan komposisi pasangan calon yang akan diusung dalam Pilkada 2024.

“Saya tidak bisa memastikan rekomendasi tersebut, tetapi insyaallah rekomendasi itu turun untuk saya. Saya siap jadi calon bupati atau calon wakil bupati, yang terpenting Gerindra menang,” pungkasnya.

Dengan strategi ini, Partai Gerindra menunjukkan komitmennya untuk memanfaatkan kekuatan internal partai dan mempersiapkan kader-kadernya untuk memimpin daerah.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Gerindra dalam kontestasi politik di berbagai daerah, termasuk Tulungagung, serta memastikan bahwa calon yang diusung adalah kader partai yang memiliki potensi besar untuk memenangkan Pilkada 2024.***

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *