Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pengawas Pemilihan Tingkat Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, mengadakan sosialisasi pengawasan partisipatif bertema “Peran Strategis Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024” di Balai Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (27/9/2024) malam.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Kediri, Yudi Agung Nugroho, S.H., Ketua Panwascam Pesantren, Kurniawan Wahyu Pratama, serta narasumber dari IAIN Kediri, Dr. Taufik Al Amin.
Organisasi kemahasiswaan seperti HMI, GMNI, PMII, IMM, serta organisasi kemasyarakatan seperti Ansor, Muhammadiyah, LDII, Penghayat, dan Karang Taruna Se-Kecamatan Pesantren turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya pemuda, dalam mengawasi proses pemilihan kepala daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mewujudkan pemilihan yang jujur, adil, dan transparan.
Baca juga : Kampanye Perdana Dua Paslon Pilbup Kediri, Ziarah dan Dialog dengan Masyarakat
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemuda tentang pentingnya pengawasan dalam pemilu. Partisipasi mereka sangat penting untuk memastikan pemilu berjalan dengan lancar dan tanpa kecurangan,” ujar Ketua Panwascam Pesantren, Kurniawan Wahyu Pratama.
Yudi Agung Nugroho, S.H., Ketua Bawaslu Kota Kediri, menambahkan bahwa pengawasan partisipatif merupakan kunci untuk menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif dalam mengawasi pemilu, demi menjaga demokrasi yang sehat.
Dr. Taufik Alamin, sebagai narasumber, menekankan pentingnya pemahaman yang jelas mengenai pelanggaran-pelanggaran yang perlu diwaspadai selama pemilu.
“Dengan pengetahuan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih proaktif dalam mengawasi dan melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan,” jelasnya.
Baca juga : Sebanyak 35 Peserta dari Kota Kediri Siap Bertanding dalam Porsadin Tingkat Jatim, Ini Infonya
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi yang disampaikan oleh para narasumber yang kompeten dalam bidang pengawasan pemilu. Mereka memperoleh pemahaman mendalam tentang pentingnya pengawasan partisipatif serta metode untuk mengidentifikasi dan melaporkan potensi kecurangan dalam pemilu.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dan organisasi kepemudaan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas proses demokrasi di wilayah Kediri.
Kegiatan ini juga membuka ruang diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat berbagi pengalaman serta memperoleh solusi atas berbagai permasalahan yang mungkin dihadapi selama pengawasan pemilu.
Sosialisasi pengawasan partisipatif ini menegaskan komitmen Bawaslu dalam mewujudkan pemilu yang bersih dan berintegritas, serta mendorong keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam proses pengawasan pemilu.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





