Jombang, LINGKARWILIS.COM – Kawasan Sub Terminal Ploso kini mengalami perubahan signifikan seiring beroperasinya Pasar Buah Ploso yang telah direvitalisasi. Fasilitas perdagangan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, pada Rabu (7/1), sebagai upaya menghadirkan pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Mewakili Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Wabup menegaskan bahwa keberadaan pasar baru ini diharapkan mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah utara Sungai Brantas.
Ia menekankan pentingnya perawatan dan pengelolaan pasar secara berkelanjutan. Menurutnya, pasar yang telah dibangun dengan anggaran daerah harus dijaga bersama agar tidak kembali menimbulkan kesan kumuh. Para pedagang pun diminta aktif berkoordinasi melalui paguyuban pasar.
“Lingkungan pasar yang bersih akan menciptakan suasana sehat dan menarik bagi pembeli. Tanggung jawab menjaga kondisi ini ada pada kita semua, terutama para pedagang,” ujar Gus Wabup dalam sambutannya.
Baca juga : Mujahadah Kubro Pondok Kedunglo Kediri Siap Digelar, Diperkirakan Dihadiri 150 Ribu Jamaah
Sebagai bagian dari penataan, Pemerintah Kabupaten Jombang menerapkan kebijakan sterilisasi area depan pasar. Seluruh aktivitas jual beli diwajibkan berlangsung di dalam kios guna menjaga kelancaran arus lalu lintas serta estetika kawasan Sub Terminal Ploso.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk mencegah penggunaan badan jalan oleh pedagang maupun penumpukan barang dagangan. Dengan dukungan pengamanan dari Forkopimcam Ploso, pengunjung diharapkan dapat berbelanja dengan lebih aman dan nyaman.
Selain pembenahan fisik, pengelolaan Pasar Buah Ploso juga mulai menerapkan sistem pembayaran retribusi secara digital atau e-retribusi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari modernisasi layanan agar pengelolaan pasar lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang, Suwignyo, menyampaikan bahwa proyek revitalisasi pasar tersebut telah rampung sesuai target pada akhir 2025, dengan pendampingan dari tim teknis serta pengawasan Aparat Penegak Hukum.
Baca juga : DLHKP Kota Kediri Lakukan Pemangkasan Pohon Besar di Jalan Mauni demi Keselamatan Warga
“Harapannya, Pasar Buah Ploso dapat menjadi penggerak roda ekonomi, membawa keberkahan bagi para pedagang, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ploso,” ungkap Suwignyo.
Usai prosesi peresmian dengan pemotongan pita, Gus Wabup Salmanudin meninjau langsung kios-kios pedagang. Ia tampak berdialog dengan para pedagang sekaligus membeli sejumlah buah sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin






